Pada hari Minggu, 21 April 2019, kami menyelenggarakan Kelas berkebun #05 yang mengangkat tema teknologi pertanian hidroponik. Dengan dihadiri oleh 30 orang, kelas ini diikuti dengan sangat antusias dari para peserta. Beberapa dari mereka bahkan berkomitmen untuk menjadi petani hidroponik nantinya dan menjadi salah satu solusi pangan bagi masyarakat sekitar.
Di tengah sesi kelas, kami mengenalkan @use.tania yakni sebuah farm management software yang membuat pengelolaan lahan pertanian kamu lebih simple dan memungkinkan kita untuk mengakses informasi yang dibutuhkan kapanpun, dimanapun. Tanibox didirikan oleh sepasang suami istri, Mas Asep dan Mba Retno yang berasal dari Semarang. Perusahaan mereka yang berbasis di Tallinn, Estonia ini kini merambah ke berbagai negara, bekerjasama dengan berbagai rekanan di sektor pertanian, antara lain di Lithuania, Hungaria, Amerika Serikat dan Kanada. Dengan fenomena pertanian dunia yang kini telah berevolusi mensejajarkan dengan sektor lainnya di era industry 3.0 yang kini mulai beranjak ke 4.0, adalah suatu upaya sekaligus bentuk komitmen teman berkebun untuk mengembangkan pertanian Indonesia yang lebih baik lain di masa yang akan datang.

Dengan menggandeng Pramudita Hidrofarm, Kelas Berkebun kali ini akan mengajak prang penggiat pertanian perkotaan khususnya di kota Semarang untuk belajar teknik pertanian hidroponik. “Berawal dari rasa ingin tahu tentang dunia pertanian, dan keinginan untuk mendapatkan sayuran sehat dengan harga yang terjangkau untuk keluarga, yang akhirnya membawa kami mengenal dunia hidroponik” (www.paramudita.com). Kini Paramudita berfokus pada produksi nutrisi tanaman untuk kebutuhakan teknik pertanian ini.
⠀⠀⠀⠀⠀⠀⠀⠀⠀
Terima kasih atas antusiasme peserta yang telah mengikuti kelas. Sampai jumpa di sesi kelas Selanjutnya 🙂