Saya Edi Gunawan (26 th) kelahiran Kota Semarang. Saya akan membagikan pengalaman saya selama 10 hari berkegiatann kerelawanan di Korea Selatan. Saya mendaftar program ini sejak Juni 2019 melalui Bhumi Horta Foundation dan berangkat ke Korea tanggal 6 Agustus 2019. Program ini bernama Work Camp atau kemah kerja yang diselenggarakan oleh TVD Coop (NGO Local). Tujuan Kegiatan untuk meningkatkan stabilitas pendapatan dan kesejahteraan petani. Sasaran kegiatan 8 hari menjadi sukarelawan untuk membantu pekerja pedesaan, 8 program kesehatan untuk orang tua dan belajar bersama anak-anak di panti asuhan. Kegiatan kerelawanan ini berlangsung mulai tanggal 7 Agustus 2019 – 17 Agustus 2019 (10 malam 11 hari). Berlokasi di Sky Lake Village, Hwacheon-gun, Gangwon-do. Jumlah peserta yang mengikuti program ini ada 15 orang yang berasal dari Negara Korea, Indonesia, Myanmar dan Vietnam.
Organizer, Cooperation, Sponsoring Organization: Gangnam University Social Welfare Division Club Day, Asosiasi Pertanian Hwacheon Doure, Rumah Pung-Ik,, Social Welfare Corporation
Adapun beberapa kegiatan yang kami lakukan disana seperti,
- Perkenalan dengan Warga Setempat dan Orientasi Camp
Dihari pertama kami dikenalkan oleh beberapa petani dan kelompok tani yang nantinya akan mendampingi selama 10 hari disini. Suasana keakraban dan keramahan sudah terasa sejak kami tiba disini, terlihat dari rasa menghormati sesama peserta dan penerimaan yang baik oleh tuan rumah/warga setempat. Dimalam hari kami membuat peraturan bersama selama tinggal di camp. Peraturan itu dimaksudkan agar sesama peserta saling tahu apa yang boleh dan tidak boleh dilakukan selama berlangsungnya kemah kerja (workcamp).
Dalam kegiatan kali ini, seharian penuh kami akan bersama anak-anak dari Rumah Pung-Ik. Rencana kegiatan kita akan bermain bersama ice breaking , mengunjungi desa togomi untuk belajar membuat pizza dan keliling kebun menggunakan traktor.
- Panen Cabai
Sebagian besar kegiatan kami lakukan di kebun cabai. Dikebun ini yang kami lakukan adalah memanen cabai yang berwarna merah. Kami diajarkan teknik mrawat tanaman cabai yang benar dengan teknologi pertanian di Korea Selatan. Cabai disini bentuknya besar-besar seperti cabai teropong di Indonesia. Cabai ini biasa diolah menjadi cabai kering. Jika kalian pernah memakan samyang, nah pedasnya makan tersebut berasal dari cabai ini.
Kebun cabai disini ditanam di dalam nauangan atau biasa saya sebut Green House. Tanaman cabai ditanam secara organik dan dengan menggunkan sistem irigasi tetes. Jumlah tanaman yang ditanam ada 5000 tanaman cabai dan telah berumur 5 bulan.
- Kegiatan Foto Studio, Dancing Chicken dan Pelatihan Pijat untuk Orang Tua (Lansia)
Didesa disini mayoritas yang tinggal adalah orang tua dan anak mudanya ke kota untuk merantau. Tempat saya berkegiatan saat ini adalah milik salah satu warga yang biasa digunakan untuk tempat pertemuan atau berkumpul orang tua. Kegiatan kami hari ini adalah melakukan sesi pemotretan lansia dengan memakai pakaian tradisional korea. Hal ini dimaksudkan untuk memberikan kenang-kenangan dan wujud bakti kami kepada orang tua. Semoga ini bisa jadi kenang-kenangan yang bisa diingat juga oleh anak dan cucu mereka.
Kegiatan berikutnya adalah hiburan dari kami yaitu mengajak mereka menari bersama dengan musik chicken dance. Tawa ceria pun terlihat dari raut wajahnya saat melakukan kegiatan tari seperti ini. Setelah menari kami lanjutkan dengan kegiatan pijat lansia. Diawali dengan memijat diri sendiri dengan bantuan musik dan kami ajarkan caranya. Kemudian kami lakukan pemijatan ke mereka sambil bercerita dan bernyanyi bersama.
- Panen Jagung
Pagi jam 06.30 kami sudah bergegas berangkat ke ladang jagung. Lokasi untuk menuju ladang dibutuhkan waktu sekitar 20 menit menggunakan mobil. Mobil yang kami gunakan adalah mobil angkutan pickup. Ladang jadung disini ditanami sekitar 5000 tanaman jagung. Alat panen yang kita gunakan adalah sabit dan keranjang. Kegiatan pemanen akan selesai disaat mobil pickup sudah penuh. Waktu yang kita gunakan panen selama 2 jam untuk membuat mobil penuh terisi dengan jagung. Nantinya jagung ini akan dijual ke pasar di Hwacheon.