Memulai Langkah Baru di Kalicari

Pada hari minggu, 22 November 2020 kami akhirnya membuat langkah baru bersama Bu Ulfa melalui program pengabdian masyarakat Fakultas Kedokteran Unissula Semarang. Diawali dengan kelas komposter yang berlangsung dua pekan yang lalu, ternyata langkah kami tidak berhenti di situ saja. Kami langsung merencanakan kebun kecil untuk warga seperti yang kita lakukan di beberapa tempat yang lain di tahun ini.

Proses Pembutan Hugel Beds

Menggerakan masyarakat bukan hal yang mudah. Apalagi apabila kegiatan itu berangkat dari permasalahan yang tidak langsung dirasakan oleh warga. Untuk menumbuhkan kesadaran akan kegiatan berkebun itu sendiri di tengah warga, kami sebisa mungkin melibatkan proses pembuatan kebun warga ini dari awal. Sehingga tumbuh rasa memiliki yang nantinya akan menentukan keberlanjutan kebun ini dalam jangka panjang.

Kegiatan di Kalicari melalui program ini, tentunya belum bisa melibatkan banyak personel karena masih dalam masa pandemi Covid-19. Namun, bukan berarti mengurangi antusiasme kami dalam memulai project ini bersama warga setempat. Butuh persiapan yang cukup lama sampai akhirnya pada hari tersebut terlaksana olah lahan pertama di kebun PKK RT 3 RW 1 Kelurahan Kalicari.

Olah lahan kali ini kami merapkan tiga layer cadangan nutrisi yang kami persiapkan dengan tambahan bantuan dari PGPR untuk proses fermentasi dalam satu minggu kedepan. Teknik ini sering kami sebut degan Hugel Beds. Teknik mengolah lahan inilah kami mulai terapkan di dua kebun mitra kami di Berkah Bhumi (Gunungpati) dan Sekar Melati (Sedangguwo). 

Nantinya di kebun ini akan ditanam berbagai macam sayuran yang biasa dikonsumsi oleh warga seperti terong, tomat, dan cabai. Tidak lupa tanaman refugia yang kita tanam untuk melengkapi warna warni kebun organik milik warga ini. Selain menambah warna di kebun, warna yang mencolok pada tanaman refugia akan mengalihkan perhatian kutu atau hama penganggu dari tanaman produksi yang akan kita panen dalam kurun waktu 3 bulan ke depan.

Author

  • Itsnani Mardlotillah

    I used to work as a Project Development specialist working with International networks such as CCIVS of UNESCO, NVDA, Africa Network, and Pan America, for more than 5 years. I am a multitasking person. I can be placed in several tasks. As a professional, I work independently as a bilingual writer (EN & ID), graphic designer, website developer, and collaborative freelance researcher. In 2017 I decided to establish my enterprise called Bhumi Horta. Now we have Bhumi Horta Ent or temanberkebun.com, Bhumi Media, and Bhumi Horta Foundation.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *