‘Strawberry Lokal’ ala Kebun Kota Kelina Pandean?

Tantangan ini telah dijawab oleh Kebun Kota “Kelina Pandean” yang berlokasi di Kelurahan Pandean Lamper, Kecamatan Pedurungan, Kota Semarang. Kelompok tani yang digawangi oleh sepasang suami istri Bu Mugi dan Pak Joko ini, memiliki koleksi pohon strawberry cukup banyak. Dan secara konsisten strawberry mereka berbuah untuk memenuhi kebutuhan minimal keluarga mereka sendiri.

Untuk mencari cara membudidayakan sebuah tanaman, kita perlu mempelajari bagaimana kondisi asli habitatnya. Nah, setelah itu sobat berkebun dapat mencoba menciptakan kondisi hidup tanaman di lahan kita semirip mungkin atau paling tidak mendekati. Cara yang di terapkan oleh Bu Mugi dan Pak Joko bisa jadi solusi bagi para sobat yang ingin menanam tanaman ini padahal tinggal di daerah panas.

Secara ideal, tanaman strawberry dapat beradaptasi dengan baik di dataran tinggi tropis yang memiliki temperatur di permukaan kurang lebih 17 – 20 Celcius. Kelembaban udara sekitar 80 – 90 % juga sangat mendukung pertumbuhan tanaman hingga masa dia berbuah. Tanaman ini juga menyukai jenis tanah yang cepat melewatkan air, namun dengan unsur hara yang cukup.

Dari beberapa kondisi ideal diatas. Pak Joko dan Bu Mugi telah mendekati kondisi diatas dengan mengunakan banyak usur sekam di dalam polibag atau pot yang mereka gunakan, sehingga media tanam bersifat porous. Alih-alih menggunakan media tanam jadi yang dijual di pasaran, sekam yang sudah mereka siapkan mereka campur dengan pupuk kandang untuk menjaga nutrisi yang cukup bagi tanaman.

Untuk menjaga kelembaban serta suhu di sekitar tanaman ini tumbuh, Pak Joko dan Bu Mugi terbiasa tidak mengelompokan tanaman dengan cara monokultur. Mereka terbiasa untuk mengombinasikan banyak tanaman disatu blok tanam, serta mengandalkan rak tanam untuk menjamin tanaman strawbery mendapatkan sinar matahari yang cukup, yakni 8 – 10 jam.

Apabila masih penasaran bagaimana cara mereka membudidayakan berbagai ragam jenis tanaman, silahkan kunjungi lokasi kebun mereka yang bisa anda temukan di Google Map dengan kata kunci “Kebun Kota Kelina Pandean”. Atau hubungi kami di 0812-1504-4180 untuk mengatur waktu anda untuk mengunjungi lokasi ini bersama tim kami.

Author

  • Itsnani Mardlotillah

    I used to work as a Project Development specialist working with International networks such as CCIVS of UNESCO, NVDA, Africa Network, and Pan America, for more than 5 years. I am a multitasking person. I can be placed in several tasks. As a professional, I work independently as a bilingual writer (EN & ID), graphic designer, website developer, and collaborative freelance researcher. In 2017 I decided to establish my enterprise called Bhumi Horta. Now we have Bhumi Horta Ent or temanberkebun.com, Bhumi Media, and Bhumi Horta Foundation.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *