KISAH Founder: Daun Bawang Besar Di Pasar Rakyat di Bansko, Bulgaria

Pada bulan Oktober 2015, saya berkesempatan untuk menyambangi salah satu kota tua di Bulgaria, Bansko. Tempat ini direkomendasikan oleh kawan saya yang tinggal di Razlog, Bulgaria, lokasinya tidak jauh dari kota yang sangat bersejarah ini dan konon menjadi lokasi dimana bangsa ini mulai menyebutkan mereka sebagai bangsa Bulgaria. 

Bersama kawan saya, kami menelusuri Kota Bansko. Wilayah ini sebenarnya wilayah Kekaisaran Romawi Timur atau Kekaisaran Bizantium sebelum tahun 811 Masehi, yang masuk ke wilayah Bulgaria di tahun – tahun setelahnya hingga kini. Tarik ulur antara dua bangsa yang bersaudara ini, membuat banyak cerita yang tercipta hingga saat mereka jatuh di bawah Kesultanan Ottoman pada akhir abad ke-14. 

Di Depan Gereja Tua di Bansko

Saya berkesempatan untuk menyambangi beberapa lokasi mulai dari gereja tua dengan nuansa Kristen Ortodok yang amat kental namun sangat sederhana melebur dengan karakter bangunan yang berdiri di sekitarnya. Sebelum saya masuk ke area ini, saya dipertemukan dengan sebuah Pasar Rakyat. Kalau di Indonesia, sering kita sebut dengan pasar tradisional yang dilengkapi dengan pasar tumpah di sekitarnya. 

Pasar Tradisional di Bansko, Bulgaria

Mata saya langsung menuju pada penjualan sayur-sayuran dan buah-buahan dengan ukuran yang jarang saya temui di tanah air. Mulai dari ukuran apel yang super besar, zukini, wortel dan sayuran daun. Dengan tas berisi apel lokal yang saya beli, saya tertarik untuk mengabadikan swafoto saya dengan bawang perai dengan ukuran tingginya hampir seperti saya. 

Sayur-mayur yang dijual pasar tersebut ditanam tidak jauh dari lokasi pasar ini. Kondisi iklim yang mendukung tanaman ini memang bisa tumbuh dengan ukuran yang sangat super. Tanaman bawang perai atau nama populernya ‘Leek’ adalah tanaman cocok ditanam di daerah dengan iklim sejuk. Di beberapa lokasi lahan pertanian di Razlog memang memiliki iklim sejuk terutama di di bulan agustus hingga oktober. 

Masyarakat Razlog dan Bansko dikelilingi oleh beberapa lahan pertanian khas eropa, dengan hasil yang dinikmati oleh masyarakat yang tinggal di sekitarnya. Beberapa hasil bumi mereka mulai dari sayur mayur, susu, keju, hingga dan minuman keras seperti wine dan vodka homemade khas lokasi tersebut. Pertumbuhan masyarakat memang harus ditopang oleh ketahan pangan yang memang benar-benar dipikirkan oleh para leluhur masyarakat Razlog dan Bansko. Inilah yang membuat mereka mencintai tanah tempat mereka tinggal hingga saat ini. 

admin

Leave A Comment