Persiapan Bedeng Di Lahan Bekas Bank Mulsa

Tidak dipergunakannya mulsa perak di lahan Kebun Rembes membuat kita perlu mengambil jalan keluar lain untuk mengendalikan pertumbuhan gulma. Mulsa perak yang kerap digunakan di lahan konvesional, memiliki fungsi menjaga kelembaban tanah serta menghalau gulma untuk tumbuh secara masif  karena akan berpotensi untuk mengikat nutrisi-nutrisi penting di dalam tanah.

Dedaunan kering yang selama ini kita fikir adalah sampah yang harus dibuang atau dibakar, ternyata meyimpan potensi nutrisi-nutrisi penting yang diperlukan oleh tanaman. Dengan meletakan dedaunan di atas bedeng yang bertujuan menghalau pertumuhan gulma, juga dalam menjadi nutrisi tambahan bedeng yang sedang kita gunakan. Banyaknya pohon-pohon yang tinggi di sekitar kebun rembes membuat bahan ini sepertinya tidak akan pernah habis.

Seiring dengan lama pertumbuhan tanaman yang kita budidayakan, makan semakin banyak nutrisi baik makro maupun mikro yang diperlukan. Dengan menggunakan mulsa alami, bedeng juga tidak akan melakukan kontak langsung dengan hujan yang berpotensi memadatkan bedeng lebih cepat. Selain itu kelembaban juga dapat terkunci lebih lama sehingga nutrisi yang ada di dalam tanah dapat terserap oleh tanaman lebih maksimal.

Untuk memastikan bedeng yang ada di Kebun Rembes tertutupi mulsa alami dengan baik, kami menghdirkan bank mulsa. Bank mulsa ini kami hadirkan untuk mengmpukan dedaunan atau ranting yang ada di sekitar alam rembes. Sering dengan waktu, lapisannya kian menebal sehingga rumput yang sebelumnya masif tumbuh di daerah ini terhalau bahkan ikut membusuk. Dengan pengaplikasian PGPR setiap minggunya, ini yang menyebabkan pembusukan akar rumput sehinga meminimalisir potensi gulma akan kembali lagi paling tidak dalam waktu dekat.

Kondisi di atas kami dapatkan selama kurang lebih 1 bulan secara konsisten kami mengisi bank mulsa ini. Di bulan kedua, kami memilih untuk memindah bank mulsa ini ke tempat baru sedangkan tempat awal kami kembangkan untuk menjadi area penanaman komoditas. Kami berencana untuk menanam tomat gammara. Dengan langkah ini, kami harapkan bedeng yang akan siap untuk kita tanami tanpa ada aktivitas mencangkul terlalu banyak. Waktu yang tersita biasaya hanya untuk mencangkul akhirnya dapat kami alihkan ke pos-pos aktivitas kebun yang lebih dibutuhkan.

Author

  • Itsnani Mardlotillah

    I used to work as a Project Development specialist working with International networks such as CCIVS of UNESCO, NVDA, Africa Network, and Pan America, for more than 5 years. I am a multitasking person. I can be placed in several tasks. As a professional, I work independently as a bilingual writer (EN & ID), graphic designer, website developer, and collaborative freelance researcher. In 2017 I decided to establish my enterprise called Bhumi Horta. Now we have Bhumi Horta Ent or temanberkebun.com, Bhumi Media, and Bhumi Horta Foundation.

    View all posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *