Menanti Terowongan Paria dan Gambas

Saat ini kebun mitra kami di rembes sedang menanti pohon oyong dan paria yang sudah siap kita bibitkan di area ini. sebuah para-para yang membentang sepanjang empat meter dengan tinggi dua meter siap menjadi singgasana mereka. Diharapkan area ini dapat membuat mereka dapat bertahan lebih lama.

Paria yang identik dengan sayuran yang pahit kerap menjadi komponen penting di sepiring siomay kebun yang tersaji di restoran ‘Kopi Kebun’ di depan kebun kami. Sedangkan, gambas yang kerap hadir di sayur bening menemani bayam, juga memiliki fungsi yang lain. Gambas yang dibiarkan menua, bijinya dapat kita panen untuk kami bibitkan kembali. Sedangkan serat-serat gambas yang tua dan kering dapat dijadikan ‘Luffa’ yang berguna sebagai pengganti sponge yang sering kita gunakan untuk urusan rumah tangga. 

Paria dan Gambas kali ini akan menghiasi bagian barat kebun Rembes yang memiliki tantangan berbeda dengan bagian timurnya. Bagian barat kebun rembes memiliki kerapatan vegetasi yang lebih rapat dibandingkan bagian timur. Sedangkan di sisi lain, kami memilih untuk mempertahankan pohon yang lebih dahulu menghuni tempat ini. 

Untuk memberikan intensitas cahaya yang cukup bagi tanaman produksi yang sedang kita tanam di area ini, maka kami melakukan beberapa kegiatan penjarangan bagi pohon-pohon buah di sekitar area ini. Untuk Selanjutnya kami membuka akses untuk lahan ini dikembangkan lebih luas lagi.

itsnanim

Leave A Comment