Diary PMW Undip Day 2: Menguji Pupuk Cair di Kebun Kak Helen

Semarang, Sabtu 12 Oktober 2024 Teman Berkebun mendampingi Tim PMW (Program Mahasiswa Wirausaha) Undip untuk berkebun di Kebun Kak Helen. Berbeda dari kebun sebelumnya, kebun milik Kak Helen memiliki tema yang berbeda, yaitu square foot garden. Ciri unik kebun ini adalah pemilik dapat langsung merawat tanaman tanaman dengan keadaan berdiri, tanpa harus jongkok terlebih dahulu. Kebun tipe ini lebih disukai pemilik karena kemudahan ini. Walaupun penataan tanaman di kebun ini terlihat sporadis, ternyata kebun ini tetap ada aturan dalam penataan tanaman sehingga kebun lebih produktif dan efisien.

Bahan yang dibutuhkan untuk membuat media tanam adalah kokopit, sekam mentah, Komputindo daun, dan kascing (bekas cacing). Kokopit terbuat dari sabut kelapa yang dihasilkan dengan karakteristik tidak/minim nutrisi. Sekam mentah berfungsi untuk menahan air yang dalam pembuatan media ini hanya sedikit digunakan karena dapat mengakibatkan busuk akar. Kompos daun berfungsi sebagai sumber nutrisi & zat hara bagi tanaman.

Pengukuran tinggi tenaman setelah pengaplikasian pupuk organik cair

Pada kesempatan ini, Kak Helen berbagi ilmu ke teman-teman Tim PMW mengenai pembuatan media tanam untuk berbagai macam tanaman. Dia menjelaskan berkebun itu bersifat personal sehingga dalam pembuatan media tanam tidak bisa dipukul sama rata, ada banyak faktor seperti jenis tanaman, umur tanaman, dan lingkungan penanaman. Contohnya, komposisi media tanam Rosmery membutuhkan lebih banyak kokopit. Sebaliknya, bibit cabe ditanam pada media yang komposisinya lebih banyak kompos daun.

Cabai Galak bibit Kopeng, tanaman yang digunakan sebagai tanaman uji pupuk organik cair yang terbuat dari jeroan bandeng, dibuat dengan mencampurkan kokopit dan kompos daun (1:1). Sekam mentah dan kascing ditambahkan secukupnya. Selanjutnya, Media tanam dipindahkan ke pot dan Cabai Galak ditanam di tengahnya. Kemudian, media tanam diguyur air secara perlahan agar air tidak hanya meresap di layer tanah bagian atas, tetapi juga meresap hingga akar tanaman. Setelah itu, pupuk organik cair diaplikasikan sebanyak 50cc di media tanam. Perlu diingat, pengaplikasian pupuk harus dilakukan setelah tanah basah disiram air.

Author

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *