Microgreen adalah sayuran hijau yang dipanen saat masih muda, tepat setelah daun kotiledon tumbuh bersama satu set daun sejati. Sayuran microgreen ini bisa menjadi alternatif bagi anak-anak yang tidak menyukai sayur, karena kaya akan nutrisi dan aman untuk dikonsumsi. Selain itu, microgreen juga semakin populer karena pembuatannya yang mudah dan dapat dilakukan dirumah. Pada Sabtu, 1 Februari 2025, Teman Berkebun bersama tim magang dari program studi Agroekoteknologi dan Teknologi Pangan Universitas Diponegoro mengadakan praktik pembuatan microgreen di Kebun Qita, Jl. Kyai Saleh No. 13, Semarang. Kegiatan ini memberikan pengalaman langsung dalam membudidayakan microgreen menggunakan media tanam yang mudah dan efektif.
Kegiatan praktik microgreen dimulai dari menyiapkan tray semai, air dan media tanam berupa rockwool yang terbuat dari bebatuan serta berfungsi sebagai media tanam yang dapat menyimpan air dengan baik sehingga tidak diperlukan penggenangan air. Langkah pertama yang dilakukan yaitu rockwool ditata dalam tray semai secara rapat dan tidak meninggalkan celah, kemudian tray semai diberi air untuk membasahi rockwool, dan juga pastikan rockwool tidak terkena air secara langsung karena dapat menimbulkan jamur. Setelah rockwool sudah cukup basah, buang air sisa dan taburkan benih secara merata, kemudian disimpan pada suhu ruang dan jauhkan dari paparan cahaya matahari secara langsung. Microgreen akan tumbuh sekitar 1 minggu dan ditandai dengan tumbuhnya kotiledon daun, itu tandanya microgreen sudah dapat dipanen dan dikonsumsi secara langsung.
Setelah dipanen, kita dapat memanfaatkannya untuk berbagai macam olahan. Salah satu yang kita lakukan adalah membuat sandwich microgreen. Seperti pembuatan sandwich pada umumnya, roti tawar diberi olesan mentega lalu dipanggang diatas panggangan hingga kecoklatan. Setelah itu, roti dapat diberi topping sesuai selera seperti pemberian saus pada roti, smoke beef, scrambled egg, atau lain sebagainya. Kemudian yang paling penting adalah pemberian sayuran microgreen sebagai isian sandwich. Cara pemanenannya cukup mudah yaitu microgreen dipotong hingga setengahnya kemudian langsung ditaburkan kedalam sandwich tersebut. Lalu tutup menggunakan roti dan sandwich sudah selesai dan dapat dikonsumsi.
Sayuran microgreen dipercaya memiliki kandungan nutrisi yang lebih tinggi daripada sayuran biasanya. Sayuran microgreen juga tidak akan mendominasi rasa makanan aslinya karena memiliki ukuran yang kecil, sehingga tidak akan merusak cita rasa makanan tersebut. Hal ini juga dapat menjadi solusi untuk anak-anak yang susah untuk makan sayur karena sayuran microgreen ini tidak akan mengganggu rasa asli pada makanan tersebut.