Belajar Semai Bawang Merah di Kebun Kelina Pandean

Semarang, 25 Juni 2025 Teman Berkebun bersama mahasiswi magang dari Agribisnis Undip memulai kegiatan di Kebun Kelompok Tani Kelina Pandean yang terletak di Jl. Kelinci IV No.462, Pandean Lamper, Kec. Gayamsari, Kota Semarang. Kami bersama bu Mugi selaku salah satu petani di kelompok tani tersebut mencoba praktik dasar yang sangat menyenangkan yaitu menyemai bawang merah. Penyemaian merupakan suatu proses penyiapan bibit tanaman baru sebelum di tanam pada lahan penanaman.

Penyemaian dilakukan menggunakan metode yang sangat sederhana namun efektif. Kami menggunakan tray semai dari plastik yang mudah dijumpai dimana-mana. Media tanam yang digunakan berupa campuran tanah dan sekam padi. Tray diisi media tanam hingga sekitar dua per tiga bagian. Media ini dipilih karena cukup ringan untuk menunjang pertumbuhan akar awal dan menjaga agar kelambapan tetap stabil. Hal ini penting untuk fase awal pertumbuhan bawang yang rentan terhadap kelebihan air atau pembusukan.

Bawang merah yang digunakan adalah jenis umbi tunggal. Masing-masing umbi diiris tipis pada bagian ujung atasnya. Tujuan dari irisan ini adalah untuk mempercepat terjadinya pertumbuhan tunas karena membuka jalan bagi titik tumbuh tanpa merusak struktur dalam bawang. Setelah media dan bawang siap, masing-masing umbi diletakkan di atas permukaan tanah dalam tray dengan posisi tegak dan bagian yang diiris menghadap ke atas. Jarak antar bawang di atur agar tidak saling berhimpitan sehingga dapat mengganggu pertumbuhan akararnya. Kami berhasil menyemai sebanyak 4 tray bawang merah. Tray-tray tersebut kemudian disusun rapi, siap disiram, dan dipantau setiap hari.

Daftar Pustaka 

Hamid, N., Swastika, Y., Maskar, M. S., Rabbani, I. A., dan Aswawi, N. 2023. Edukasi menanam bawang merah (Allium cepu) sebagai gerakan tanaman anti inflasi (gertani). J. Pengabdian Masyarakat Berkarya. 2(2):  55 – 63.

Sugianto, S., dan Jayanti, K. D. 2021. Pengaruh komposisi media tanam terhadap pertumbuhan dan hasil bawang merah. Agrotechnology Research Journal. 5(1): 38 – 43.

Author

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *