Pada Jumat, 4 Juli 2025, Kebun Qita bersama tim magang Teman Berkebun dari Prodi Agribisnis Universitas Diponegoro kembali melanjutkan rangkaian kegiatan dalam program Libur Telah Tiba (LTT) Volume 6, yang telah memasuki hari ke-9. Kegiatan ini memberikan pengalaman belajar langsung di lapangan kepada tim magang. LTT kali ini mengangkat Class Microgreen yaitu kelas yang mengenalkan cara menanam sayur mini yang cepat panen, mudah ditanam, dan kaya akan manfaat bagi kesehatan. Pada kesempatan ini anak-anak akan dipandu oleh kak Sany selaku fasilitator Class Microgreen.
Kegiatan pagi ini dibuka dengan cara yang unik dan menyenangkan yaitu dengan mengajak anak-anak untuk mencoba mencicipi daun Bayam Brazil secara langsung dalam keadaan mentah. Rasanya yang segar dan tekstur yang renyah membuat banyak dari mereka menyukainya dan ingin mencoba lagi, hal ini juga membuat mereka penasaran dengan tanaman lainnya. Setelah sesi mencicipi, setiap anak menerima sebuah wadah thinwall berukuran kecil yang berisi rockwool atau media tanam dari jenis wol mineral berbahan dasa batu. Dengan bimbingan dari kak Sany dan pendampingan dari tim magang, anak-anak menanam benih yang telah disediakan yaitu pakcoy di atas rockwool tersebut. Selain itu, mereka juga diperkenalkan dengan jenis microgreen lainnya yaitu kacang polong atau dikenal juga dengan sebutan peashoot, yang tidak hanya lezat namun juga sangat bergizi.

Selama kegiatan berlangsung, anak-anak tidak hanya diajak untuk menanam, tetapi juga diberikan penjelasan menarik dan sederhana mengenai bagaimana air dapat meresap ke atas pada rockwool dengan mekanisme yang disebut gaya kapiler. Selain itu, mereka juga belajar mengenai pentingnya menjaga kelembaban media tanam dengan menyiram satu kali sehari atau dua hari sekali, tergantung kondisi. Hal yang harus selalu diingat, rockwool tidak boleh dibiarkan kering, dan wadah thinwall sebaiknya ditutup dengan keadaan tidak terlalu rapat agar tanaman tetap dapat bernapas.
Kegiatan pada kelas ini tidak hanya berfokus pada teknis menanam, namun juga menjadi ruang pembelajaran holistik bagi anak-anak. Mereka diajak memahami proses pertumbuhan tanaman dari awal, mulai dari benih hingga menjadi tanaman siap panen. Melalui penjelasan yang menyenangkan dan aktivitas langsung, anak-anak belajar tentang pentingnya mengonsumsi makanan sehat, memahami dari mana makanan mereka berasal, serta bagaimana proses tumbuhnya membutuhkan perhatian dan kesabaran. Selain itu, dengan belajar menanam sendiri, anak-anak mulai mengenali pentingnya menjaga alam dan sumber daya yang ada di sekeliling mereka. Mereka dilatih untuk telaten dalam merawat tanaman, sabar dalam menunggu hasilnya, dan bertanggung jawab atas apa yang telah mereka tanam. Ini semua adalah pelajaran hidup yang tidak bisa selalu diajarkan hanya melalui buku teks
Sebagai penutup kelas, anak-anak diajak berkeliling kebun Teman Berkebun. Dalam tur kebun singkat tersebut, mereka diperkenalkan dengan berbagai tanaman yang sedang tumbuh, seperti tomat ceri yang mungil dan manis, serta jinten yang aromatik dan herbal kaya manfaat. Kegiatan ini menjadi pengalaman belajar yang menyenangkan dan memorable bagi anak-anak, karena selain bermain dan bereksplorasi, mereka juga membawa pulang wawasan baru tentang tanaman dan hidup berkelanjutan.
Kegiatan Class Microgreen dalam program LTT Volume 6 hari ke-9 ini bukan hanya mengajarkan cara menanam, te tapi juga menanam nilai-nilai kehidupan sederhana yang tumbuh seiring dengan berjalannya waktu. Mulai dari menanam benih kecil di atas rockwool, tumbuh pula rasa tanggung jawab, keingintahuan, dan cinta terhadap lingkungan. Dan siapa sangka, dari kegiatan sederhana seperti ini, bisa lahir generasi kecil yang kelak akan peduli terhadap bumi yang mereka pijak.
Sumber:
Yasmina, A., Nurikhwan, P. W., Rohmanna, N. A., Muslimah, N. A., Lasari, H. H., Lestari, D., dan Abdurrahman, M. H. 2023. Edukasi hidup sehat pada anak dengan berkebun sawi hijau di sdit insanurrahman kelurahan loktabat utara kota banjarbaru. Panrita Abdi-Jurnal Pengabdian pada Masyarakat. 7(4): 614-621.
Mulasari, S. A. 2018. Penerapan teknologi tepat guna (penanam hidroponik menggunakan media tanam) bagi masyarakat Sosrowijayan Yogyakarta. J. Pemberdayaan: Publikasi Hasil Pengabdian Kepada Masyarakat. 2(3): 425-430.