CIPTAKAN TANAH SUBUR DENGAN HUGELKULTUR DARI LIMBAH SEKITAR!

hugelkultur dari limbah

Tanah subur adalah kunci untuk menumbuhkan tanaman dengan hasil maksimal. Tetapi, tanah yang subur tidak datang begitu saja, ia butuh perawatan khusus. Salah satu caranya adalah dengan metode hugelkultur, sebuah teknik sederhana yang memanfaatkan limbah organik untuk menciptakan tanah yang kaya nutrisi. Bayangkan, tumpukan ranting, daun, dan sisa limbah organik lainnya yang tersusun berlapis-lapis, berubah menjadi “harta karun” yang menyuburkan tanah dan bahkan mengurangi kebutuhan penyiraman! Menurut Jayati dan Lestari (2023), Hugelkultur memanfaatkan proses penguraian alami limbah organik untuk menyediakan nutrisi dan menyimpan air, sehingga tanah di atasnya jadi super subur.

Pada Kamis, 10 Juli 2025, tim magang dari Teman Berkebun di Kebun Qita, Jl. Kyai Saleh No. 13, Randusari, Semarang, mencoba menerapkan metode ini. Dengan semangat gotong royong, kami memanfaatkan limbah organik di sekitar untuk menciptakan tanah subur yang berkelanjutan. Yuk, simak petualangan kami membuat hugelkultur! Kami mulai dengan mengumpulkan “bahan baku” dari lingkungan sekitar: sabut kelapa, ranting, kayu, seresah daun, dan kotoran domba yang sudah difermentasi. Sabut kelapa kami susun di sekeliling area sebagai pembatas, ibarat dinding penahan agar nutrisi dan air tak lari ke mana-mana. Lalu, kami menggali lubang memanjang dan menyusun ranting serta kayu sebagai fondasi “tabungan nutrisi” yang akan terurai perlahan untuk menyediakan makanan bagi tanaman dalam jangka panjang. Di atasnya, kami taburkan kotoran domba terfermentasi secara merata untuk memberikan asupan nutrisi instan, disusul lapisan seresah daun dari pohon mangga di sekitar lahan untuk menjaga kelembapan dan menambah bahan organik yang mudah terurai. Terakhir, kami tutup dengan lapisan tanah sebagai media tanam yang siap menyambut aneka tanaman. Setelah gundukan terbentuk, kami siram air merata untuk memicu penguraian, plus tambahan larutan mikroba dari fermentasi terasi, mikroba ini berperan sebagai “katalis” yang mempercepat penguraian bahan organik, sehingga tanah lebih cepat subur.

Dengan Hugelkultur, kami menciptakan tanah subur yang ideal untuk menanam aneka tanaman, mulai dari sayuran segar hingga tanaman obat untuk kesehatan keluarga. Lebih dari sekadar kebun, metode ini mendukung ketahanan pangan keluarga dengan memanfaatkan lahan yang ada sebaik-baiknya, sejalan dengan tujuan pembangunan berkelanjutan (Sustainable Development Goals) nomor 2: “Zero Hunger” atau “Tanpa Kelaparan“. Bayangkan, dari limbah organik yang sering dianggap sampah, kita bisa menumbuhkan makanan sehat dan mengurangi penumpukan sampah dalam satu waktu!

“Dari tanah subur hugelkultur, kita tanam masa depan bebas kelaparan.”

Sumber referensi :

Luo, Q. L., C. Hentges, and C. Wright. 2020. Sustainable landscapes: Creating a hugelkultur for gardening with stormwater management benefits. Oklahoma Cooperative Extension Service.
Jayati, R. D. dan F. Lestari. 2023. Aplikasi hugelkultur dengan raised bed pada pertumbuhan dan produktivitas tanaman pakcoy (Brassica rapa L.). Jurnal Biosilampari: Jurnal Biologi, Vol. 6(1), Hal. 50 – 59.

Edited by: agustinna

Author

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *