Tanah subur adalah kunci untuk menumbuhkan tanaman dengan hasil maksimal. Tetapi, tanah yang subur tidak datang begitu saja, ia butuh perawatan khusus. Salah satu caranya adalah dengan metode hugelkultur, sebuah teknik sederhana yang memanfaatkan limbah organik untuk menciptakan tanah yang kaya nutrisi. Bayangkan, tumpukan ranting, daun, dan sisa limbah organik lainnya yang tersusun berlapis-lapis, berubah menjadi "harta karun" yang menyuburkan tanah dan bahkan mengurangi kebutuhan penyiraman! Menurut Jayati dan Lestari (2023), Hugelkultur memanfaatkan proses penguraian alami limbah organik untuk menyediakan nutrisi dan menyimpan air, sehingga tanah di atasnya jadi super subur. Pada Kamis, 10 Juli 2025, tim magang dari Teman Berkebun [...]
Read MoreTanaman Mint (Mentha spp.) adalah salah satu tanaman herbal yang populer karena aromanya yang menyegarkan serta bermanfaat bagi kesehatan. Daunnya sering digunakan dalam makanan, minuman, dan sebagai bahan alami pengharum. Daun mint memiliki kandungan menthol yang berperan dalam mempercepat peredaran darah serta membantu meredakan gejala seperti kembung, mual, dan kram. Selain itu, daun mint juga mengandung senyawa metabolit sekunder seperti tanin dan flavonoid yang berfungsi mendukung kelancaran sistem pencernaan. Pertumbuhannya yang cepat dan perawatannya sederhana, mint cocok diperbanyak melalui stek air sebelum dipindahkan ke media tanam seperti tanah. Pada hari Selasa, 29 Juli 2025, kegiatan utama kami adalah memindahkan tanaman mint [...]
Read MoreKegiatan berkebun sudah tidak asing lagi dilakukan oleh masyarakat umum, bahkan sedari kecil kita diajarkan teknik berkebun dengan sederhana. Berkebun dapat dilakukan dimana saja, tidak melulu pada lahan yang luas namun dengan lahan terbatas yang dimiliki juga dapat dimanfaatkan dalam kegiatan berkebun. Sesuai dengan visi dan misi Teman Berkebun yaitu 1 rumah 1 kebun, kondisi perkotaan juga tidak dipungkiri dapat diimplementasikan dengan tujuan tersebut walaupun dengan luasan lahan yang lebih terbatas. Making Hugel Beds Trees Prunning Kami sebagai peserta magang Exchange Program Nasional (Expronas) turut merasa terpanggil dalam mendukung tujuan dari tempat magang kami yaitu Teman Berkebun. Berbagai rangkaian kegiatan magang harian [...]
Read MoreKamis, 3 Juli 2024, menjadi hari penuh keceriaan dan pengalaman baru di kegiatan LTT (Libur Tlah Tiba) dengan hadirnya sesi seru Fun Fruit Tea Blending Session bersama Kak Lexy yang mengajak anak-anak belajar meracik minuman sehat dari buah dan teh. Dalam sesi ini, anak-anak diajak mengenal berbagai jenis buah serta rasa teh dari bunga dengan cara yang menyenangkan dan interaktif. Mereka belajar mencampur bahan-bahan alami untuk membuat minuman sehat, sehingga tidak hanya bermain, tetapi juga mendapatkan pengetahuan baru tentang manfaat buah dan teh. Teh sendiri merupakan minuman yang sangat populer di berbagai negara dan memiliki banyak fakta menarik. Salah satunya, [...]
Read MorePada hari Senin, 30 Juni 2025, saya bersama teman-teman dari Program Studi Agribisnis, Fakultas Peternakan dan Pertanian, Universitas Diponegoro, mengikuti kegiatan magang di Kebun Qita yang berlokasi di Jl. Kyai Saleh No.13, Randusari, Kecamatan Semarang. Dalam kegiatan ini, kami mendampingi anak-anak dalam praktik pembuatan kompos menggunakan bahan-bahan organik seperti dedaunan kering dan limbah sayuran. Kompos merupakan pupuk organik yang dihasilkan dari proses pengomposan, baik secara alami maupun dengan bantuan bioaktivator seperti EM4 yang berfungsi mempercepat fermentasi bahan organik. Pengomposan sendiri adalah proses penguraian bahan organik oleh mikroorganisme seperti bakteri dan jamur yang memanfaatkan bahan tersebut sebagai sumber energi. Penggunaan pupuk [...]
Read MoreHari Minggu, 29 Juni 2025, menjadi momen penuh warna dan kebahagiaan bagi adik-adik peserta kegiatan handy craft yang diselenggarakan oleh Komunitas Teman Berkebun. Bertempat di ruang komunitas, kegiatan ini diikuti oleh 16 anak-anak usia sekolah dasar dan dipandu langsung oleh Kak Afrita selaku fasilitator utama. Anak-anak terlihat semangat memilih warna kawat bulu kesukaan mereka, menggabungkan elemen-elemen dekoratif, serta mencurahkan ide-ide kreatif mereka ke dalam bentuk karakter yang berbeda. Momen ini bukan hanya berfungsi sebagai sarana belajar, tetapi juga memberikan hiburan yang positif di akhir pekan. ujuan dari kegiatan ini adalah mengasah keterampilan motorik halus, memperkuat koordinasi tangan-mata, dan menumbuhkan imajinasi kreatif pada anak [...]
Read MoreSemarang, 25 Juni 2025 Teman Berkebun bersama mahasiswi magang dari Agribisnis Undip memulai kegiatan di Kebun Kelompok Tani Kelina Pandean yang terletak di Jl. Kelinci IV No.462, Pandean Lamper, Kec. Gayamsari, Kota Semarang. Kami bersama bu Mugi selaku salah satu petani di kelompok tani tersebut mencoba praktik dasar yang sangat menyenangkan yaitu menyemai bawang merah. Penyemaian merupakan suatu proses penyiapan bibit tanaman baru sebelum di tanam pada lahan penanaman. Penyemaian dilakukan menggunakan metode yang sangat sederhana namun efektif. Kami menggunakan tray semai dari plastik yang mudah dijumpai dimana-mana. Media tanam yang digunakan berupa campuran tanah dan sekam padi. Tray diisi media [...]
Read MoreSelasa 24 Juni 2025, kelompok magang kami mengikuti kegiatan berkebun bersama komunitas Teman Berkebun. Kegiatan ini menjadi kesempatan bagi kami untuk belajar langsung mengenai cara menanam dan merawat tanaman tomat (Solanum lycopersicum L.) dengan pendekatan permakultur. Suasana kebun yang terbuka, sejuk, dan tenang membuat proses belajar terasa menyenangkan dan menenangkan. Di sesi hari ini, kami melakukan pemangkasan cabang dan ranting tanaman tomat yang sudah layu atau mengering. Tujuannya agar tanaman tetap sehat dan mendukung pertumbuhan bagian yang masih produktif. Setelah itu, kami mengikat batang tomat yang mulai menjalar ke penyangga atau ajir. Proses ini disebut staking atau trellising. Fungsi dari proses [...]
Read MoreBerkebun adalah satu hal yang baru, unik, menarik, dan mudah dilakukan terutama bagi saya sendiri sebagai pemula dengan memanfaatkan area lahan yang sempit seperti belakang rumah. Pada Senin, 23 Juni 2025 saya dan teman-teman saya dari Agribisnis Fakultas Peternakan dan Pertanian, Universitas Diponegoro mengikuti kegiatan magang yang berlokasi di Kebun Qita Jl. Kyai Saleh No.13, Randusari, Kec. Semarang. Disini diperkenalkan tentang praktik budidaya permakultur yaitu pemanfaatan ekosistem alami dalam berkebun untuk menciptakan lingkungan yang berkelanjutan, produktif, dan ramah lingkungan. Kegiatan yang kami lakukan adalah membersihkan kebun dan menata kebun kembali menjadi rapi, hal yang dilakukan diantaranya mengambil tanaman yang mati [...]
Read MoreIVP Indonesia at Bhumi Horta Foundation collaborated with IAAS Diponegoro University to organize a one-day voluntary work with the Plalangan urban farmer community located in Semarang, Central Java. IASS, or the International Association of Students in Agricultural and Related Sciences, is the world's largest student association in the field of agriculture and related sciences. The activity, called "Back to Awarenviro," has been held on Saturday, May 31st, 2025. The activities are divided into two parts. In the beginning, Sany, as a sustainable garden practitioner, explained the layering of nutrients, also known as Hugel Beds, to be implemented in their garden. The [...]
Read More