Peran Perempuan Memperjuangkan Kesetaraan Gender dalam Pembangunan Ekonomi )* )* Ditulis Oleh Oerip Lestari dalam rangka “Kongres Nasional Sarjana Ekonomi Indonesia/ ISEI/ PIISEI 2024” Sudah sewajarnya bilamana perempuan mendapat kesempatan seluas-luasnya untuk membangun negeri ini. Apalagi kalau dilihat dari segi kuantitas sangat signifikan, 51% dari penduduk Indonesia adalah perempuan, sementara sisanya 49% merupakan laki-laki. Namun demikian, dalam usianya yang ke 79 tahun Negara masih belum sepenuhnya memberi kesempatan pada perempuan untuk berkiprah secara riil. Jabatan-jabatan publik masih didominasi oleh kaum laki-laki, baik di eksekutif, legislatif maupun yudikatif. Itulah salah satu pertimbangan penulis untuk mengetengahkan kendala serta kemajuan yang telah dicapai perempuan pada umumnya. Terutama [...]
Read MoreTulisan ini juga di publikasi di https://lokawarta.com/ pada tanggal 25 Juli 2025 SAMBIL duduk di teras, memandang hijaunya daun yang disapu lembut oleh angin semilir, diantara pepohonan yang tumbuh di halaman. Mulai dari pohon asem, mangga, philisium, pohon bunga Sakura Jawa sampai pohon ketepeng perak bersusun yang konon berasal dari zaman Majapahit mewujudkan suasana adem. Selain itu masih ada beraneka tanaman hias dalam pot berjejer rapi di atas balustrade batu yang kokoh, dilengkapi tanaman anggrek, bunga Wijaya Kusuma yang selalu saya nanti mekarnya menyebarkan aroma wangi yang eksotis dan magis. Bunga Telang berwarna biru ungu merambat di pagar di sela sela pohon [...]
Read MoreBertempat di Kebun Qita dilakukan kegiatan recycling dengan menggunakan limbah botol plastik sebagai pengganti tray untuk berkebun. Pemanfaatan limbah ini akan meningkatkan kesadaran akan pentingnya menjaga kelestarian lingkungan, aktivitas recycling menjadi salah satu cara praktis yang dapat dilakukan oleh siapa saja. Selain mengurangi jumlah limbah botol plastik, kegiatan ini juga mengedukasi masyarakat tentang pentingnya menjaga lingkungan dan memanfaatkan sumber daya secara berkelanjutan. Memulai berkebun dengan limbah botol bekas sangatlah mudah dan murah. Langkah awal yang dapat dilakukan dengan menyiapkan alat dan bahan yang berupa limbah botol plastik, gunting, dan solder. Cukup dengan membersihkan botol plastik, memotongnya sesuai kebutuhan, beri lubang di [...]
Read MoreBawang merah adalah salah satu tanaman hortikultura yang cocok ditanam di lingkungan mana saja. Menurut Husain et al. (2022) menyatakan bahwa bawang merah termasuk tanaman hortikultura yang memiliki kandungan gizi yang baik dan memiliki banyak manfaat, diantara manfaatnya adalah sebagai pelengkap bumbu dapur dan sebagai bahan pengobatan tradisional yang sangat populer dikalangan masyarakat. Pindah tanam bawang merah (Allium cepa L.) merupakan cara mudah dan efektif untuk menanam bawang merah dari bibit ke lahan sempit. Fungsi dilakukannya pindah tanam memindahkan bibit atau tanaman muda dari tempat persemaian ke lahan tanam utama agar tanaman mendapatkan ruang tumbuh yang lebih luas. Cara ini dimulai [...]
Read MoreTidak banyak film populer yang mengangkat isu di dunia pertanian. Namun kami sangat mengapresiasi upaya dari sutradara, Yahdi Jamhur dalam film yang berjudul “Seribu Bayang Purnama” mengeksekusinya dengan sangat apik. Sebagai penggiat praktek pertanian ramah lingkungan yang berdiri pada tahun 2017, kami merasakan perjauangan semua kru yang terlibat dalam film untuk menangkap semua momen yang memak benar pernah kami alami di lapangan dibalut dengan drama yang tidak terlalu ‘overdosis’. Kami bukan ahli dalam mengomentari sebuah karya layar lebar apalagi meberikan ulasan mendetail mengenai hal tersebut. Kami hanyalah sekelompok penggiat pertanian yang menerapkan prinsip - prinsip permakultur di tengah kepungan pembangunan di [...]
Read MoreOrigami adalah aktivitas melipat kertas dengan berbagai cara agar dapat menghasilkan bentuk yang menyerupai benda, hewan, ataupun tumbuhan. Kelas origami merupakan salah satu rangkaian dari kegiatan Libur Tlah Tiba Volume 05 yang diadakan oleh Kebun Qita pada tanggal 27 Desember 2024 di Rumah Kebangsaan Jalan Kyai Saleh, Nomor 13, Kota Semarang. Dalam kesempatan kali ini, anak-anak diajarkan untuk membuat berbagai bentuk origami yang dipandu oleh fasilitator Kak Arina. Kegiatan ini memberikan banyak manfaat edukatif bagi anak-anak. Pada kegiatan kali ini, anak-anak dipandu untuk dapat membuat berbagai bentuk origami sederhana, seperti baling-baling, paruh burung gagak, pistol, katak, claw, paper boom, dan bintang [...]
Read MoreSemarang— Semakin maraknya fenomena kecanduan gadget di era sekarang kian menggerus eksistensi permainan tradisional. Berkurangnya minat bermain dikalangan anak-anak akan sangat mempengaruhi kemampuan bersosialisasi dan motorik pada anak. Menanggapi isu tersebut, Kebun Qita bersama Teman Berkebun menyelenggarakan kegiatan "Dolanan Day" pada hari Selasa, 24 Desember 2024 sebagai wujud kepedulian terhadap berkurangnya minat bermain sekaligus mengenalkan aneka permainan tradisional maupun modern pada anak-anak usia dini. Acara Dolanan Day kali ini dimulai dari jam 08.30 - 11.30 dipandu oleh Kak Arina melibatkan 21 orang anak sebagai peserta mulai dari balita sampai siswa SMP. Kegiatan dibuka dengan permainan outdoor yang melatih motorik dan ketangkasan [...]
Read MorePenelitian ini dilakukan di Kebun Qita yang berlokasi di Jalan Kyai Saleh No. 13 Semarang. Kebun Qita menerapkan model perkebunan permakultur (perkenunan organik) dan microgreen. Metode perkebunan ini memiliki beberapa keunggulan, yaitu padat nutrisi dan alami. Kebun ini dibina dan didampingi langsung oleh Teman Berkebun sejak 2019. Teman Berkebun dikelola oleh Sany Mardlotillah dan tim yang juga merupakan alumni Universitas Diponegoro. Teman Berkebun merupakan bagian Bhumi Horta Social Enterprises, perusahaan sosial yang berdiri pada tanggal 22 April 2017 yang bergerak untuk mendukung bidang pertanian khususnya pertanian perkotaan yang berkomitmen untuk menumbuhkan bisnis dengan meningkatkan taraf kesejahteraan mitra yang tergabung dalam [...]
Read MoreIsu stunting belakangan kembali diangkat oleh beberapa pihak di Kota Semarang. Beberapa kalangan mulai dari pemerintah, akademisi, hingga masyarakat bergerak bersama untuk mencegah terjadinya stunting pada balita di sekitar tempat tinggalnya. Berdasarkan data yang kami pantau melalaui portal https://data.semarangkota.go.id/ menunjukan bahwa cari 84.249 Jumlah Balita Bulan September Tahun 2024 di Kota Semarang, terdata 83.453 jumlah balita yang diukur. Dari besaran balita yang dicek, terdapat 1096 balita yang mengalami stunting 1.31% dari total populasi data yang terlacak. Itulah yang melatarbelakangi beberapa kelompok masyarakat termasuk PKK dan KWT (Kelompok Wanita Tani) juga getol mencari solusi untuk menekan angka stunting di waktu waktu ke waktu. [...]
Read MoreKami mendapatkan kesempatan yang istimewa ketika kami.diminta menjadi salah satu pembicara di sela rangkaian acara gelar hidroponik yang dilaksanakan di Tri lomba Juang Semarang. Kobar Tani yang diinisiasi oleh Dinas Pertanian Kota Semarang sejatinya adalah sebuah upaya yang baik untuk.menjadi tempat bagi para petani masa kini untuk berbagai bersama para petani maupun masyarakat umum dengan semangat tumbuh bersama meciptakan kondisi pertanian Indonesia yang lebih baik di masa depan. Kali ini kami berkesempatan untuk berbicara tentang bagaimana membuat bisnis pertanian kita menguntungkan dalam jangka panjang. Kami mengambil contoh temanberkebun.com yakni platform yang sudah mengudara di dunia maya sejak tahun 2018. Ini adalah [...]
Read More