Category: Organik

Sepercik Kisah Tentang POC (Pupuk Organik Cair)

Pupuk Organik Cair (POC) merupakan salah satu produk yang terbuat dari bahan-bahan organik, seperti: sisa tumbuhan, kotoran hewan, atau bahan organik lainnya yang telah mengalami proses fermentasi. Terdapat beberapa hal yang unik dari POC ini, diantaranya yaitu kemampuan untuk menyediakan kebutuhan tumbuhan secara alami, meningkatkan kesuburan tanah, dan merangsang adanya aktivitas mikroba yang ada pada tanah. Berbeda dengan pupuk kimia pada umumnya yang mengandung unsur senyawa kimia sintetis, pupuk organik lebih ramah lingkungan dan tidak menyebabkan adanya residu pada tanah. Selain itu, POC juga mampu meningkatkan struktur tanah dan meningkatkan daya tahan tanaman terhadap penyakit. Pada penerapannya, pemberian pupuk organik cair [...]

Read More

Merencanakan Parit Kompos Bersama PPG UNNES

Pada hari rabu tanggal 27 Maret 2024, Teman Berkebun berpartisipasi sebagai fasilitator bersama oleh kelompok PPG Prajabatan Universitas Negeri Semarang yang sedang ditempatkan di SMP Negeri 31 Semarang. Proyek kepemimpinan ini bermaksud untuk menginisiasi Pembangunan Parit Kompos dari Limbah Daun Kering Sebagai Upaya Implementasi SDGs di SMP Negeri 31 Semarang. Parit kompos adalah salah satu jawaban dari permasalahan yang kami temukan di lapangan dimana sekolah ini memilki sampah daun kering yang melimpah. SMP Negeri 31 Semarang memilki lahan hijau yang cukup luas dengan kerapan vegetasi mediun terutama dibagian tengah lahan sekolah. Lokasi ini dimanfaatkan sekolah untuk menjadi tempat para siswa [...]

Read More

Intern Diary: Pembuatan Pupuk Organik Cair dan Media Tanam dengan Bahan-Bahan Alami

Hari pertama kegiatan magang kami dilakukan di Kebun Konco Tani Nurul Haq yang terletak di Sendangguwo, Tembalang, Kota Semarang. Didampingi oleh Pak Kris dan juga Mas Rengga yang merupakan pengelola Konco Tani. Tujuan kami pada hari ini adalah melakukan survei sekaligus langsung mempelajari berbagai kegiatan yang dilakukan di Kebun Konco Tani. Tak hanya sebagai lahan pertanian, kebun ini ternyata juga berfungsi sebagai tempat peternakan yang menampung sejumlah kambing. Uniknya, kambing-kambing tersebut tidak hanya dipelihara untuk dijual, tetapi juga menjadi salah satu kontributor dalam pembuatan pupuk organik cair dengan kotorannya yang sangat bermanfaat bagi tanaman. Selama kegiatan tersebut, kami mendapatkan banyak pembelajaran mengenai [...]

Read More

Kisah Kebun: Pembuatan Pupuk Organik Cair dan Identifikasi Tanaman

Kegiatan internship hari pertama yang diselenggarakan oleh HMD Pertanian FPP bersama Teman berkebun pada hari Selasa, 9 Januari 2024. Kegiatan yang dilakukan adalah berkebun di kebun milik Konco Tani yang terletak di Sendangguwo, Tembalang, Kota Semarang. Kegiatan diawali dengan pengenalan profil usaha tani Konco Tani. Konco Tani merupakan usaha tani yang dikelola oleh Pak Kris dan Mas Rengga yang didalamnya terdapat kegiatan berupa cocok tanam serta terdapat peternakan kambing etawa. Limbah dari peternakan kambing dimanfaatkan untuk memproduksi pupuk organik cair (POC), pupuk padat, media siap tanam (humus bambu), serta Plant Growth Promoting Rhizobacteria (PGPR) yang produksinya dilakukan sesuai dengan prosedur Dinas [...]

Read More

Catatan Pekan Kedua: Mengenal Tanaman Semusim dan Tanaman Perenial

Kegiatan bersama Mas Aditya sudah menginjak pekan kedua. Beliau adalah satu dampingan dari Dinas Tenaga Kerja Kota Semarang. Kegiatan dilakukan di dua titik kegiatan yakni di Kebun Konco Tani Nurul Haq di Sendangguwo, Tembalang, Kota Semarang dan Kebun Qita, yang beralamat di Jalan Kyai Saleh No. 13, Kota Semarang.  Pada pekan kedua Mas Aditya belajar tenang ragam tanaman produksi mulai dari tanaman musiman hingga tanaman perenial. Kombinasi kedua menjadi salah satu indikator bahwa kebun menuju kearah yang dapat memberdayakan dirinya sendiri. Kebun memiliki kemampuan untuk menyediakan kebutuhan pangan pemilik lahan sepanjang tahun. Surplus dari panen setiap periodenya dapat dibagikan kepada masyarakat [...]

Read More

Mengapa Kita Membutuhkan Kolam Mikroba?

Berbagai macam kondisi tanah yang sempat kami sambangi memiliki keunikan tersendiri. Tanah liat yang erat dengan areal persawahan di Kendal, tanah hitam yang biasa berdekatan dengan aktivitas gunung berapi seperti halnya di kaki gunung merbabu, tanah berpasir seperti yang kita temukan di beberapa lokasi di Jogja atau tanah merah yang biasa sering kamu temui di perkebunan tanaman keras seperti di Bukit Mijen, Gunungpati, dan Tembalang hingga tanah yang nyaris menyerah seperti di daerah pemukiman perkotaan seperti di Kebun Qita di  Kota Semarang. Tentunya langkah yang kami terapkan sangatlah berbeda. Namun, memiliki core tindakan yang sama yakni memperkaya tanah garapan dengan [...]

Read More

Memperbanyak Pohon Strawberry  

Bibit strawberry di kebun rembes kini sudah masuk tahapan perbanyakan pohon. Seperti yang direncanakan sebelumnya, bahwa ada beberapa bibit strawberry yang akan tanam di bedeng dan di polibag. Masing-masing media meliki kekurangan dan kelebihannya masing-masing.  Strawberry dapat dikembangkan secara vegetatif maupun generatif. Secara vegetatif tanaman strawberry dapan diperbanyak dengan menjangkan batang atau sulurnya. Batang dan sulur yang dipendam di dalam tanah, apabila di sirami akan tubuh akar baru. Apabila batang yang sudah berakar ini dipindah ke media tanam yang baru, akan menjadi pohon strawberry yang baru.  Cara kedua adalah dengan metode generatif. Motode ini menggunakan biji strawberry sebagai benih untuk kemudian dikembangbiakan [...]

Read More

Sekilas Kebun Rembes di Penghujung Musim Penghujan

Teman Berkebun bekerjasama dengan PT Karyadeka Alam Lestari (BSB City) melakukan inisiasi pembuatan kebun permakultur di area Mijen, Kota Semarang pada pertengahan tahun 2020. Saat ini kebun permakultur dengan luas hampir 3 hektar telah melewati beberapa kali musim panen. Berikut ini kami ingin berbagai tentang kabar terbaru dari kebun mitra kami ini.  Di penghujung musim penghujan, kami mulai berfikir untuk menganti beberapa tanaman musiman yang sudah terlalu jenuh pasca melewati musim penghujan dari bulan desember hingga aal bulan maret. Tanaman yang saat ini dalam pemantauan adalah tanaman cabe-cabean yang cenderung menurun produksinya, padahal kebutuhan kami akan panen cabe cukup tinggi belakangan [...]

Read More

Fungsi Menanam Marigold di Bedeng Buncis

Buncis dan beberapa tanaman legume sangat rentan dengan serangan kutu yang kerap kali dapat menyebabkan menurunnya produktifitas tanaman kita di lahan. Di beberapa tempat penggunaan pestisida masih dilakukan. Lalu bagaimana cara yang kami terapkan di dalan agar tanaman legumme yang kita tanam tumbuh dengan baik tanpa menggunakan pestisida pabrikan?  Buncis di awal pertumbuhannya akan memproduksi banyak daun dengan cara memanjangkan sulurnya. Untuk itu tanaman horti yang memiliki kecenderungan memilki batang yang keras seperti halnya kelompok cabe-cabean sangat tidak disarankan. Tanaman legum dalam kasus ini adalah buncis, cenderung akan memilih media rambat yang cukup kuat untuk mereka bertengger selama masa pertumbuhan hingga [...]

Read More

Penerapan ‘Companion Planting’ di Kebun Rembes

Sering kali kita melibatkan banyak alat ukur di lahan untuk mengetahui karakter tanah intensitas cahaya hingga unsur hara yang ada di dalam tanah. Inilah usaha kita sebagai manusia untuk mengenal alam sekitarnya untuk mendapatkan hasil yang melimpah di musim panen tiba. Tanpa kita sadari, alam berusaha berkomunikasi dengan kita dengan berbagai cara untuk menjelaskan kondisinya mulai dari warna daun, bentuk akar, hingga kondisi batang tanaman. Tidak butuh alat canggih untuk mendeteksinya hanya membutuhkan keahlian menangkap fenomena, memperhatikan dan memahami fenomena yang ada.  Semakin majunya pencapaian pertanian, pecapaian metoda penanaman monokultur semakin menunjukan dampakangnya di lngkungan hidup yakni penurunan kualitas tanah. Menurunnya [...]

Read More