Category: Permakultur

Sepercik Kisah Tentang POC (Pupuk Organik Cair)

Pupuk Organik Cair (POC) merupakan salah satu produk yang terbuat dari bahan-bahan organik, seperti: sisa tumbuhan, kotoran hewan, atau bahan organik lainnya yang telah mengalami proses fermentasi. Terdapat beberapa hal yang unik dari POC ini, diantaranya yaitu kemampuan untuk menyediakan kebutuhan tumbuhan secara alami, meningkatkan kesuburan tanah, dan merangsang adanya aktivitas mikroba yang ada pada tanah. Berbeda dengan pupuk kimia pada umumnya yang mengandung unsur senyawa kimia sintetis, pupuk organik lebih ramah lingkungan dan tidak menyebabkan adanya residu pada tanah. Selain itu, POC juga mampu meningkatkan struktur tanah dan meningkatkan daya tahan tanaman terhadap penyakit. Pada penerapannya, pemberian pupuk organik cair [...]

Read More

D-Day Pembuatan Key hole Plant Beds Bersama PPG Unnes

Setelah bulan Ramadhan usai, kami segera mengagendakan pembuatan 'key hole plant beds' yang bakal menjadi demo plot bagi SMP Negeri 31 Semarang. Key hole plant beds menyatukan konsep parit kompos atau biopori yang akrab di telinga para penggiat berkebun organik, dengan bedeng hugel/layering yang sering kami sosialisasikan melalui beberapa kanal media sosial kami. Eksekusi kegiatan bersama PPG Unnes ini telah sukses terlaksanan hari Rabu tanggal 24 April 2024 pukul 9 pagi hingga 2 sore hari. Kegiatan pembuatan 'key hole plant beds' ini diikusi oleh beberapa jajaran guru dan tim adi wiayata dari kelompok murid yang menyempatkan diri di tengah [...]

Read More

Merencanakan Parit Kompos Bersama PPG UNNES

Pada hari rabu tanggal 27 Maret 2024, Teman Berkebun berpartisipasi sebagai fasilitator bersama oleh kelompok PPG Prajabatan Universitas Negeri Semarang yang sedang ditempatkan di SMP Negeri 31 Semarang. Proyek kepemimpinan ini bermaksud untuk menginisiasi Pembangunan Parit Kompos dari Limbah Daun Kering Sebagai Upaya Implementasi SDGs di SMP Negeri 31 Semarang. Parit kompos adalah salah satu jawaban dari permasalahan yang kami temukan di lapangan dimana sekolah ini memilki sampah daun kering yang melimpah. SMP Negeri 31 Semarang memilki lahan hijau yang cukup luas dengan kerapan vegetasi mediun terutama dibagian tengah lahan sekolah. Lokasi ini dimanfaatkan sekolah untuk menjadi tempat para siswa [...]

Read More

Bakteri Baik Bernama PGPR

Plant Growth Promoting Rhizobacteria (PGPR) merupakan salah satu pupuk alami atau bio-fertilizer untuk tanaman pangan dan hortikultura yang berfungsi sebagai agen hayati pada fase vegetatif dengan memanfaatkan rhizobacteria sebagai mikroba aktif di dalam kandungan biang PGPR. PGPR menjadi salah satu alternatif yang baik bagi para petani untuk meminimalisir ketergantungan menggunakan pupuk kimia Faktanya, banyak petani yang belum menggunakan bahkan memproduksi PGPR sendiri karena kurangnya pengetahuan tentang cara pengolahan PGPR, manfaat PGPR, dan pengaplikasian langsung ke tanaman. Teman Berkebun bekerja sama dengan "Konco Tani" untuk mendedikasikan kepada mahasiswa internship dari Universitas Diponegoro, Fakultas Peternakan dan Pertanian serta dipandu oleh tim penyuluhan dari [...]

Read More

Belajar Membuat Pestisida Nabati

Pestisida Nabati atau biasa disebut PesNab merupakan jenis pestisida yang bahan aktifnya berasal dari tumbuh-tumbuhan atau tanaman yang mudah didapatkan dan ditemukan di lingkungan sekitar kita. Bahan-bahan aktif pestisida sangat bermanfaat untuk mengendalikan serangan hama pada tanaman budidaya dan mengurangi kerugian hasil panen akibat hama. PesNab menjadi alternatif alami yang aman dan ramah lingkungan untuk mengendalikan hama dan penyakit tanaman budidaya. Penggunaan PesNab dapat meminimalisir penggunaan pestisida kimia yang memiliki dampak negatif lebih besar terhadap lingkungan dan kesehatan manusia. Pestisida nabati juga dapat membantu meningkatkan kesehatan tanaman budidaya dan meningkatkan produktivitas pertanian. Maka dari itu, Teman Berkebun yang bekerjasama dengan "Konco [...]

Read More

Intern Story: Berkenalan dengan Konco Tani

Tim magang kami bertemu pertama kali dengan Konco Tani pada hari Selasa, 9 Januari 2024. Kami bertemu dengan Pak Kris dan Mas Rengga, selaku pengelola Konco Tani. Beliau menceritakan berbagai hal mulai dari awal terbentuknya Konco Tani, kegiatan yang dilakukan, pemanfaatan kegiatannya, sistem penjualan, hingga proses produksi pupuk. Tujuan dari cerita tersebut agar kami dapat mengenal lebih dekat Konco Tani. Konco Tani berawal dari kelompok tani di desa Sendangguwo yang dibentuk pada tahun 2013 dengan tujuan membebaskan diri dari tengkulak. Kegiatan kelompok tani berjalan dengan lancar hingga suatu waktu kebun yang telah dijalankan mengalami gusuran dari orang yang tidak bertanggung jawab. [...]

Read More

Catatan Pekan Ketiga: Memanen Potensi Nutrisi Tanaman dengan Mengompos

Nutrisi terbaik untuk tanaman kita adalah berasal dari tanaman-tanaman yang tumbuh subur di sekitarnya. Tanaman yang tumbuh di sekitar kebun kita secara liar sudah memiliki nutrisi yang lengkap yang dibutuhkan tanaman dalam setiap tahapan hidupnya. Kemampuannya untuk bertahan hidup telah diuji menghadapi kondisi lingkungkungan yang ada berikut dengan tantangan. Jika ditambahkan lagi biomassa yang berasal dari hewan ternak yang kita pelihara di sekitar kebun kita, mempercepat kita untuk mengambil kebaikan untuk membuat kebun kita semakin sehat dan relatif kebal terhadap OPT yang mengancam keberlanjutan kebun kita di masa yang akan datang. Banyak yang tidak mengetahui bahwa nutrisi yang dibutuhkan oleh tanaman [...]

Read More

Catatan Pekan Kedua: Mengenal Tanaman Semusim dan Tanaman Perenial

Kegiatan bersama Mas Aditya sudah menginjak pekan kedua. Beliau adalah satu dampingan dari Dinas Tenaga Kerja Kota Semarang. Kegiatan dilakukan di dua titik kegiatan yakni di Kebun Konco Tani Nurul Haq di Sendangguwo, Tembalang, Kota Semarang dan Kebun Qita, yang beralamat di Jalan Kyai Saleh No. 13, Kota Semarang.  Pada pekan kedua Mas Aditya belajar tenang ragam tanaman produksi mulai dari tanaman musiman hingga tanaman perenial. Kombinasi kedua menjadi salah satu indikator bahwa kebun menuju kearah yang dapat memberdayakan dirinya sendiri. Kebun memiliki kemampuan untuk menyediakan kebutuhan pangan pemilik lahan sepanjang tahun. Surplus dari panen setiap periodenya dapat dibagikan kepada masyarakat [...]

Read More

Catatan Pekan Pertama: Mas Aditya Belajar Berkebun Bersama Teman Berkebun

Bulan ini hingga awal pekan bulan depan, kami mendapatkan kesempatan untuk bekerjasama dengan program pengentasan kemiskinan ekstrim bersama dengan Dinas Tenaga Kerja Kota Semarang. Dari beberapa peserta dampingan dari program ini kami bertemu dengan Mas Aditya sebagai peserta yang berminat untuk mengembangkan bisnis pertanian di kampung halamannya di Provinsi Lampung. Untuk itu kami membuatkan program khusus belajar pertanian dengan menerapkan prinsip-prinsip permakultur selama kurang lebih satu setengah bulan.  Kegiatan bersama mas Aditya dimulai pada pekan pertama yakni tanggal 2 - 6 Oktober 2023. Pada pekan ini, kami memberikan kesempatan kepada mas Aditya untuk pertamanya kali mengunjungi dua lokasi kebun dampingan kami [...]

Read More