Category: Wiki Kebun

Berkebun Bersama Menghabiskan Waktu Senja di Kebun Qita

Senja adalah waktu yang tepat untuk melepas kelelahan dari kesibukan sehari-hari. Saat dimana sinar matahari telah redup dan tidak menyengat terasa oleh kulit. Walaupun untuk beberapa pihak adalah waktu mereka memulai hari, namun banyak dari mereka memperlambat ritme rutinitas mereka di waktu ini. Waktu ini juga merupakan waktu yang tepat untuk kita menengok keadaan kebun kita.  Pada tanggal 25 September 2025 tepatnya pada hari Kamis pekan lalu, kami mendapatkan kesempatan untuk menghabiskan waktu senja kami bersama para karyawan PLN di Kebun Qita. Segenap tim teman berkebun dan Kebun Qita menyambut para peserta dengan hangat beserta kudapan yang telah disiapkan oleh relawan [...]

Read More
Tanaman Timun

COMPANION PLANT UNTUK TANAMAN TIMUN

Tanaman timun (Cucumis sativus) merupakan salah satu komoditas hortikultura penting yang banyak dibudidayakan di Indonesia. Timun tergolong dalam famili Cucurbitaceae dan memiliki karakteristik batang menjalar, daun berbulu lebar, serta buah silindris berwarna hijau dengan kandungan air yang tinggi. Timun sangat cocok tumbuh di daerah dengan suhu hangat (25–30°C), intensitas cahaya tinggi, dan tanah yang gembur serta kaya bahan organik. Selain itu, timun juga memiliki nilai ekonomis tinggi dan masa panen yang relatif cepat, yaitu 35–45 hari setelah tanam. Dalam budidayanya, timun tergolong tanaman yang rentan terhadap berbagai hama dan penyakit seperti kutu daun, kumbang daun, embun tepung, dan penyakit virus mosaik. [...]

Read More
Kebun Qita

MENGENAL GULMA YANG ADA DI KEBUN QITA

Gulma adalah tanaman yang tumbuh tidak diinginkan, karena bersaing dengan tanaman utama untuk memperoleh cahaya matahari, air, ruang, dan unsur hara. Kehadirannya dapat menghambat pertumbuhan tanaman budidaya dan menurunkan hasil panen. Namun, di sisi lain, gulma juga bisa dijadikan indikator alami bagi petani untuk memahami sifat dan kualitas tanah di kebunnya. Dengan mengenali ciri umum gulma, cara membedakannya dari tanaman utama, serta memahami contoh gulma yang sering muncul di kebun, petani dapat mengambil langkah pengelolaan yang lebih bijak dan efisien. Ciri-ciri gulma antara lain memiliki siklus hidup pendek namun agresif, akar menjalar, dan morfologi kasar seperti daun bergerigi atau batang berbulu. [...]

Read More
permakultur

Menghadapi Perubahan Mikroklimat di Semarang dengan Pendekatan Permakultur

Kota Semarang saat ini sedang menghadapi kondisi lingkungan yang semakin tidak menentu. Udara menjadi lebih panas, hujan datang tak terduga, dan kelembaban terasa semakin rendah. Hal ini tidak bisa dilepaskan dari pengaruh mikroklimat, yaitu kondisi iklim dalam skala kecil yang sangat dipengaruhi oleh lingkungan sekitar. Pembangunan yang cepat dan padat, minimnya ruang terbuka hijau, serta meningkatnya jumlah permukaan keras seperti beton dan aspal, membuat perubahan mikroklimat di Semarang semakin terasa. Untuk menjawab persoalan ini, dibutuhkan solusi yang tidak hanya modern, tetapi juga menyatu dengan alam. Salah satu pendekatan yang dapat dilakukan adalah permakultur, sebuah sistem berkelanjutan yang meniru pola kerja [...]

Read More
pembuatanpgpr

BELAJAR SERU PEMBUATAN PLANT GROWTH PROMOTING RHIZOBACTERIA (PGPR)

Pada hari Minggu, 13 Juli 2025 tim magang EXPRONAS IAAS Universitas Diponegoro 2025 melanjutkan magang hari ke-4 dengan membuat Plant Growth Promoting Rhizobacteria untuk tanaman. Pembuatan Plant Growth Promoting Rhizobacteria atau sering disebut dengan PGPR ini dilakukan di Plalangan, Gunungpati. Kegiatan ini diawali dengan melanjutkan pembuatan Hugel Bed pada lahan dengan tanah merah di Plalangan yang sudah memadat dan keras karena kurang perawatan yang tepat. Pembuatan Hugel Bed membuat teman-teman magang mendapatkan pembelajaran tentang cara pengolahan lahan yang kurang kesuburan tanahnya agar dapat subur kembali. Hugel Bed adalah metode pertanian yang diadopsi dari negara Jerman untuk mewujudkan pertanian berkelanjutan dengan memanfaatkan [...]

Read More

Belajar Budidaya Tanaman Tomat dengan Merapkan Prinsip Permakultur

Selasa 24 Juni 2025, kelompok magang kami mengikuti kegiatan berkebun bersama komunitas Teman Berkebun. Kegiatan ini menjadi kesempatan bagi kami untuk belajar langsung mengenai cara menanam dan merawat tanaman tomat (Solanum lycopersicum L.) dengan pendekatan permakultur. Suasana kebun yang terbuka, sejuk, dan tenang membuat proses belajar terasa menyenangkan dan menenangkan. Di sesi hari ini, kami melakukan pemangkasan cabang dan ranting tanaman tomat yang sudah layu atau mengering. Tujuannya agar tanaman tetap sehat dan mendukung pertumbuhan bagian yang masih produktif. Setelah itu, kami mengikat batang tomat yang mulai menjalar ke penyangga atau ajir. Proses ini disebut staking atau trellising. Fungsi dari proses [...]

Read More

Menanam Sejak Dini: Kelas Berkebun Anak Oleh Teman Berkebun di Kota Semarang

Gambar 1: kelas berkebun di Crescent Wonder Islamic Montessori House Di era digital saat ini, kebanyakan anak-anak sudah terbiasa menggunakan gawai sejak usia dini. Kebiasaan ini sering kali membuat mereka kurang terlibat dalam aktivitas di luar ruangan. Padahal, bermain di luar rumah, terutama sejak usia balita, memiliki peran yang sangat penting dalam tumbuh kembang anak. Menurut informasi dari smartparent.id, aktivitas luar ruangan memberikan berbagai manfaat bagi anak-anak. Beberapa di antaranya adalah pengembangan kemampuan motorik, peningkatan sistem kekebalan tubuh, stimulasi kognitif dan mental, penguatan keterampilan sosial, pengurangan risiko diabetes, peningkatan kesehatan mental, serta dorongan terhadap kreativitas dan imajinasi. Melihat banyaknya manfaat tersebut, [...]

Read More

Optimalisasi Lahan untuk Pertanian Mandiri

Dimasa sekarang berkebun bukan lagi masalah besar bagi masyarakat perkotaan. Konsep urban farming memungkinkan memanfaatkan ruang atau lahan terbatas untuk berkebun dan menjadikannya aktivitas menyenangkan dan bermanfaat. Pada Senin, 27 Januari 2025 Teman Berkebun bersama tim mahasiswa Fakultas Peternakan dan Peternakan, Universitas Diponegoro  melaksanakan sesi berkebun yang berfokus pada praktik berkebun dengan sistem permakultur. Permakultur merupakan jenis pertanian yang membutuhkan proses desain tertentu untuk menjadikan sistem pertanian  lebih berkelanjutan dengan tujuan untuk memperbaiki kualitas tanah, pengelolaan air yang efisien, dan mengelola limbah rumah tangga atau organik menjadi kompos yang kaya nutrisi. Berlokasi di Kebun Qita Jl. Kyai Saleh No.13, Randusari, Kec. Semarang, praktik berkebun [...]

Read More

Mendaur Ulang Botol Plastik Menjadi Pot Tanaman Gantung Bertingkat

Limbah anorganik yang menumpuk sering kali menjadi sebuah permasalahan apabila tidak dikelola dengan benar. Salah satu upaya untuk dapat mengatasi permasalahan ini yaitu dengan dilakukan daur ulang agar menjadi barang yang dapat dimanfaatkan. Sebagai upaya meningkatkan kesadaran lingkungan sejak dini, Kebun Qita kembali mengadakan kelas recycling untuk anak-anak pada edisi Libur Tlah Tiba volume 5. Kegiatan ini dilaksanakan pada hari Rabu, 1 Januari 2025 di Rumah Kebangsaan Jalan Kyai Saleh, Nomor 13, Kota Semarang. Kegiatan ini bertujuan untuk mengenalkan jenis sampah dan cara memanfaatkannya kembali menjadi barang berguna kepada anak-anak Kegiatan diawali dengan sesi edukasi yang dipandu oleh Kak Sany yang [...]

Read More

Memulai Eksperimen Media Tanam di Kebun Strawberry 

Beberapa pekan kedepan, kami mempersiapkan salah satu sudut kebun rembes yang berdampingan dengan resto Kopi Kebun untuk ditanami strawberry. Tanaman ini identik dengan daerah dingin. Kebun rembes adalah lahan pertanian daratan menengah yang memiliki iklim mikro peralihan antara daerah yang hangat dan sejuk. Suhu siang hari relatif lebih sejuk karena ekosistem perkebunan karent yang masih cukup terjaga di sekitarnya. Kondisi ini berkontribusi pada suhu yang relatif lebih sejuk namun dengan kelembaban yang cukup tinggi. Sedangkan, tanah merah yang identik dengan tempat ini sebenarnya bukan lokasi yang ideal untuk tanaman ini.  Ide kami menanam komoditas ini adalah semata-mata untuk memperkaya jenis tanaman [...]

Read More