Tidak jarang kita merasa sendiri ketika kita mulai berkebun. Begitu banyaknya informasi yang dapat kita unduh dari media daring maupun luring kadang membuat semakin bingung dimana kita akan memulai perubahan di lingkungan terdekat kita. Keresahan inilah yang membuat kami mencetuskan ide dengan mendirian CV Bhumi Horta di tahun 2017, yang kemudian kami re-branding dengan nama Teman Berkebun pada pertengahan tahun 2018. Setelah lebih dari lima tahun kami berjalan, kami banyak menemui kondisi dimana kami merasa didukung, namun juga kadang Tuhan sebagai penguasa semesta berkehandak memberikan kami sedikit ujian yang pada kahirnya membuat kami semakin kuat. Banyaknya orang datang silih berganti, berbanding [...]
Read More2010 hingga akhir tahun 2012 saya berkesempatan melihat banyak daerah di pulau Jawa, dimana sering saya mendengar perkataan “kulo wong tani”. Sedangkan, pada tahun 2013 hingga akhir tahun 2015 saya sempat bertemu dengan orang yang berbeda di benua eropa, yang dengan bangga mengatakan “I’m a farmer”. Ini sedikit kesan saya, terkait perbedaan dua kalimat dengan arti kata yang sama, namun dengan interpertasi yang berbeda. Mereka beragam dalam usia, ada yang muda dan ada yang sudah usia lanjut. Ada yang tinggal di perkotaan, hingga di pedesaan. Ada mereka yang kebutuhannya tercukupi ada juga yang pas-pasan. Namun, mereka memiliki satu persamaan, yaitu [...]
Read More