NEED TO WATCH: Belajar Berkebun Sambil Mengembalikan Marwah Alam

Tidak jarang kita merasa sendiri ketika kita mulai berkebun. Begitu banyaknya informasi yang dapat kita unduh dari media daring maupun luring kadang membuat semakin bingung dimana kita akan memulai perubahan di lingkungan terdekat kita. Keresahan inilah yang membuat kami mencetuskan ide dengan mendirian CV Bhumi Horta di tahun 2017, yang kemudian kami re-branding dengan nama […]

MORE
Skill Mendengar, Membaca, & Mengamati para Petani yang Nihil

Sudah lama kiranya kami tidak berdiskusi bertatap muka dengan pihak-pihak secara langsung. Sejak pandemi menghantam negeri ini, sepertinya kami hanya berkutat dengan kesibukan rutin di kebun mitra kami dengan seseskali mengisi kelas online. Setidaknya forum yang diadakan di depan kebun hikam yang berlokasi di Pondok Pesantren Al Itqon, Bugen, Pedurungan, Kota Semarang ini, mengobati kerinduan […]

MORE
Mengisi Daya ke Indigo Space Sebelum Ngebun Lagi

Hal yang selalu membuat kami terharu sekaligus membesarkan hati kami adalah ketika kita tahu ternyata banyak dari orang-orang sekitar kami yang peduli akan permasalah yang sedang kita garap. Mengurai benang kusut industri pertanian di Indonesia bukan hal yang mudah. Itulah yang membuat kami semenjak hampir 6 tahun kami berdiri, di tahun ini kami masih berfokus […]

MORE
Kedatangan Keluarga Kecil dari Belgia di Kebun Mitra

Pernah terlibat dalam dunia kerelawanan internasional, sekitar belasan tahun yang lalu membuat kami kadang rindu dengan suasana ini. Suasana dimana kami bekerja sama dengan sesama relawan dari segala penjuru dunia. Melalui program Eco-smart Xchange dari Bhumi Horta Foundation, di pertengahan kami akan memulai incoming program yang sempat tertunda akibat pandemi 3 tahun silam.  Incoming program […]

MORE
Menularkan Kebiasaan Berkebun Kepada Anak-Anak

Begitu banyaknya nilai-nilai yang dapat kita petik dalam kegiatan berkebun, ternyata tidak hanya untuk orang dewasa namun juga untuk anak-anak kita. Kegiatan yang identik dengan kotor-kotor ini, malahan dapat memberikan dampak yang signifikan pada reflek halus dan kasar pada anak. Orang tua juga dapat mengenal lebih jauh tentang karakter anaknya ketika anak beraktifitas di luar […]

MORE
Ngolah Limbah Buat Ngebun? Why Not?

Saat kita berniat untuk berkebun, sering kita membayang beberapa ketakutan yang tidak perlu.. Seperti kalau nanti tanamannya mati bagaimana? kalau nanti saya ndak sempat nyiram bagaimana? kalau saya enggak bisa merawat bagaimana? Ketakutan ini terus berlanjut sampai akhirnya keinginan berkebun di lahan kita tidak kunjung terwujud.  Kamis pekan lalu (21/04), Teman Berkebun bekerjasama dengan kebun […]

MORE
Menangkap Biomassa dengan Mengandalkan Eksistensi Cacing

Setidaknya dua tahun yang lalu, proyek cacing kami mulai di kebun mitra kami bersama dengan beberapa mahasiswa pada tahun 2018, yang berlanjut pada tahun 2019 di Berkah Bhumi (Gunungpati), namun sempat terhenti karena beberapa pertimbangan. Pada tahun 2021 kami dipertemukan dengan Kebun Rembes yang merupakan lahan bekas perkebunan karet yang sekarang masuk di bawah pengelolaan […]

MORE
Berbagi Ilmu dan Pengalaman Bersama Para Mahasiswa Agroekoteknologi

Pada hari Senin, 21 Maret 2022, Kebun Rembes mendapatkan kunjungan sejumlah lima personel mahasiswa dari Program Studi S1 Agroekoteknologi Universitas Diponegoro. Semarang. Kegiatan ini adalah rangkaian dari program kuliah Kerja Lapangan yang dilakukan bersama Yayasan Bhumi Horta.  Yayasan Bhumi Horta merekomendasikan mereka, untuk melakukan kunjungan di salah satu mitra kebun Teman Berkebun yakni “Kebun Rembes”, […]

MORE
KISAH Founder: Daun Bawang Besar Di Pasar Rakyat di Bansko, Bulgaria

Pada bulan Oktober 2015, saya berkesempatan untuk menyambangi salah satu kota tua di Bulgaria, Bansko. Tempat ini direkomendasikan oleh kawan saya yang tinggal di Razlog, Bulgaria, lokasinya tidak jauh dari kota yang sangat bersejarah ini dan konon menjadi lokasi dimana bangsa ini mulai menyebutkan mereka sebagai bangsa Bulgaria.  Bersama kawan saya, kami menelusuri Kota Bansko. […]

MORE
KISAH Founder: Beda Wong Tani, dan ‘Farmers’⁣

2010 hingga akhir tahun 2012 saya berkesempatan melihat banyak daerah di pulau Jawa, dimana sering saya mendengar perkataan “kulo wong tani”. Sedangkan, pada tahun 2013 hingga akhir tahun 2015 saya sempat bertemu dengan orang yang berbeda di benua eropa, yang dengan bangga mengatakan “I’m a farmer”.  Ini sedikit kesan saya, terkait perbedaan dua kalimat dengan […]

MORE