Tag: organik

D-Day Pembuatan Key hole Plant Beds Bersama PPG Unnes

Setelah bulan Ramadhan usai, kami segera mengagendakan pembuatan 'key hole plant beds' yang bakal menjadi demo plot bagi SMP Negeri 31 Semarang. Key hole plant beds menyatukan konsep parit kompos atau biopori yang akrab di telinga para penggiat berkebun organik, dengan bedeng hugel/layering yang sering kami sosialisasikan melalui beberapa kanal media sosial kami. Eksekusi kegiatan bersama PPG Unnes ini telah sukses terlaksanan hari Rabu tanggal 24 April 2024 pukul 9 pagi hingga 2 sore hari. Kegiatan pembuatan 'key hole plant beds' ini diikusi oleh beberapa jajaran guru dan tim adi wiayata dari kelompok murid yang menyempatkan diri di tengah [...]

Read More

Bakteri Baik Bernama PGPR

Plant Growth Promoting Rhizobacteria (PGPR) merupakan salah satu pupuk alami atau bio-fertilizer untuk tanaman pangan dan hortikultura yang berfungsi sebagai agen hayati pada fase vegetatif dengan memanfaatkan rhizobacteria sebagai mikroba aktif di dalam kandungan biang PGPR. PGPR menjadi salah satu alternatif yang baik bagi para petani untuk meminimalisir ketergantungan menggunakan pupuk kimia Faktanya, banyak petani yang belum menggunakan bahkan memproduksi PGPR sendiri karena kurangnya pengetahuan tentang cara pengolahan PGPR, manfaat PGPR, dan pengaplikasian langsung ke tanaman. Teman Berkebun bekerja sama dengan "Konco Tani" untuk mendedikasikan kepada mahasiswa internship dari Universitas Diponegoro, Fakultas Peternakan dan Pertanian serta dipandu oleh tim penyuluhan dari [...]

Read More

Kisah Kebun: Pembuatan Pupuk Organik Cair dan Identifikasi Tanaman

Kegiatan internship hari pertama yang diselenggarakan oleh HMD Pertanian FPP bersama Teman berkebun pada hari Selasa, 9 Januari 2024. Kegiatan yang dilakukan adalah berkebun di kebun milik Konco Tani yang terletak di Sendangguwo, Tembalang, Kota Semarang. Kegiatan diawali dengan pengenalan profil usaha tani Konco Tani. Konco Tani merupakan usaha tani yang dikelola oleh Pak Kris dan Mas Rengga yang didalamnya terdapat kegiatan berupa cocok tanam serta terdapat peternakan kambing etawa. Limbah dari peternakan kambing dimanfaatkan untuk memproduksi pupuk organik cair (POC), pupuk padat, media siap tanam (humus bambu), serta Plant Growth Promoting Rhizobacteria (PGPR) yang produksinya dilakukan sesuai dengan prosedur Dinas [...]

Read More

Mengapa Kita Membutuhkan Kolam Mikroba?

Berbagai macam kondisi tanah yang sempat kami sambangi memiliki keunikan tersendiri. Tanah liat yang erat dengan areal persawahan di Kendal, tanah hitam yang biasa berdekatan dengan aktivitas gunung berapi seperti halnya di kaki gunung merbabu, tanah berpasir seperti yang kita temukan di beberapa lokasi di Jogja atau tanah merah yang biasa sering kamu temui di perkebunan tanaman keras seperti di Bukit Mijen, Gunungpati, dan Tembalang hingga tanah yang nyaris menyerah seperti di daerah pemukiman perkotaan seperti di Kebun Qita di  Kota Semarang. Tentunya langkah yang kami terapkan sangatlah berbeda. Namun, memiliki core tindakan yang sama yakni memperkaya tanah garapan dengan [...]

Read More

Segudang Manfaat Kehadiran Pohon Pisang di Kebun Kita

Pohon pisang kerap kita temui di beberapa tempat mulai dari lahan pekarangan rumah hingga persawahan. Tidak saja familiar, buah pisang menjadi buah yang sangat identik dengan kudapan khas nusantara, mulai dari nogosari, kolak pisang, atau sekedar pisang goreng. Pohon ini juga melekat pada cerita-cerita rakyat yang sudah melegenda menjadi salah satu makanan yang ternyata sudah terkenal sejak zaman kerajaan kuno.  Ternyata, pohon pisang juga relatif mudah untuk dibudidayakan. Karakternya dapat menyesuaikan diri dengan baik di dataran rendah maupun tinggi. Akar pisang sudah cukup ‘mapan’ di tanah tempat dia tumbuh, dapat menjangkau area hingga radius 5 meter dari tempat dia tumbuh. Dengan [...]

Read More

Mengompos Bersama Sambil Bermain & Bernyanyi

Kegiatan mengompos identik dengan kegiatan yang kotor karena kita berjibaku dengan sampang rumah tangga. Seringkali beberapa orang tua takut melibatkan ananda dalam kegiatan ini, karena takut akan bakteri dan kuman. Takukah Ayah bunda, banyak hal yang dapat dipelajari ananda saat di mengompos. Itulah yang mengilhami beberapa orang tua yang mengikutsertakan anak-anaknya untuk ikut ‘Composting Class’ yang dilaksanakan di Kebun Qita Hari Rabu, 5 Juli 2023.  Diikuti oleh 20 anak, Composting class hari ini dimulai dengan nyanyian dan permainan kecil untuk memancing keingintahuan anak tentang aktivitas hari ini. Difasilitasi oleh Sany Mardlotillah (Founder Teman Berkebun) ananda diajak mengikuti tahapan mengompos yang praktis [...]

Read More

Composting Class at Kebun Qita

Belajar mengompos sejak dini yuk! Ananda atau Ayah serta Bunda juga dapat ikut serta dalam kegiatna ini. Kita akan mengenal teknik mengompos dengan cara  Aerob. Mengenal apa saja jenis sampang organik yang bisa kita kompos dan sebagainya. Kegiatan ini juga menjadi salah satu kegiatan yang penting untuk aktivitas berkebun di rumah bersama keluarga. Registrasi di sini 

Read More

Belajar Berkebun dengan Para Petani Cilik

Di musim libur sekolah seperti saat ini, merupakan waktu tepat bagi para orang tua untuk memberikan ruang kepada anak seluas-luasnya untuk bereksplorasi. Salah satu caranya adalah memberikan hingga menciptakan peluang bagi anak untuk menemukal hal-hal baru dengan mengikuti kegiatan-kegiatan yang jarang mereka temui di lingkungan tempat dia tinggal atau pun di sekolah.  Selama satu pekan lamanya, Qita Kita sebagai komunitas yang mengusung kebiasaan baik yang dimulai dari lingkup keluarga ini, mengadakan kegiatan-kegiatan yang menyenangkan bagi ananda. Kegiatan seperti berkebun, memasak, dan sebagainya akan dilangsungkan setiap harinya mulai pukul 8 hingga 10 pagi di Rumah Kebangsaan. Jl. Kyai Saleh No. 13 Semarang.  Mengawali [...]

Read More

Membangunkan Kebun Yang Sedang Tertidur 

Dua pekan lalu hingga dua pekan kedepan kami sedang sibuk berkebun di lahan kecil milik keluarga Mba Erin. Keberadaan kebun keluarga ini sebenarnya sudah cukup lama. Keluarga mba erin telah menanam beberapa kebutuhan dapur rumahnya di lahan kecil di samping rumah singgah mereka. Dengan berbekal beberapa informasi yang beliau dapatkan melalui media sosial, hasil penen kebun kecil sudah sempat menghiasi dapur dan meja makan mereka.  Namun beberapa bulan terakhir, Mba Erin sekeluarga dihadapan dengan lahan kebun mereka yang kurang produktif. Ubi madu yan ditanam biasanya berukuran besar tiba-tiba mengecil. Pohon cabe yang mereka tanam, merontokan daunnya kemudian berakhir mengering dan mati. [...]

Read More