Microgreen merupakan tanaman sayuran muda yang dipanen pada fase awal pertumbuhan, umumnya 7–14 hari setelah semai. Microgreen dikenal memiliki kandungan nutrisi yang lebih tinggi dibandingkan tanaman dewasanya, seperti vitamin A, C, dan K, serta senyawa antioksidan yang bermanfaat bagi kesehatan. Selain bernilai gizi tinggi, microgreen selada juga memiliki tekstur lembut dan rasa segar sehingga banyak digunakan sebagai pelengkap salad, sandwich, maupun garnish makanan.
Budidaya microgreen tergolong mudah dan tidak memerlukan lahan luas maupun media tanam yang kompleks. Pada kegiatan ini, bahan utama yang digunakan adalah benih tanaman dan air. Benih yang dipilih harus memiliki daya kecambah yang baik dan pertumbuhan yang relatif cepat, sehingga cocok untuk praktik budidaya skala kecil maupun pembelajaran.
Pada hari Senin, 12 Januari 2026, kegiatan utama yang dilakukan adalah penanaman microgreen selada, pakcoy, dan rumen menggunakan alat dan bahan sederhana. Alat yang dibutuhkan dalam kegiatan ini antara lain thinwall sebagai wadah tanam, tisu dapur gulung sebagai media tumbuh, sendok plastik untuk membantu penyebaran benih, serta gunting untuk memotong tisu sesuai ukuran wadah. Penggunaan tisu dapur sebagai media tanam dipilih karena mudah menyerap dan menyimpan air, sehingga dapat menjaga kelembaban yang dibutuhkan benih selama proses perkecambahan.
Langkah awal penanaman dimulai dengan memotong tisu dapur menggunakan gunting sesuai ukuran thinwall, kemudian melapisinya di dasar wadah tanam. Tisu diletakkan hingga menutup seluruh bagian dasar wadah dan sedikit menjulur ke sisi dinding thinwall. Pemberian air dilakukan dengan cara mengalirkan air ke dalam wadah thinwall melalui celah tisu yang diletakkan di dasar wadah, sehingga air dapat terserap secara merata oleh tisu tanpa menyebabkan genangan. Metode ini bertujuan untuk menjaga kelembaban media tanam secara stabil dan mencegah benih terendam air.
Setelah tisu dalam kondisi lembab, benih selada ditaburkan secara merata di atas permukaan tisu menggunakan sendok plastik agar penyebarannya lebih rapi dan tidak terlalu rapat. Penyebaran benih yang merata penting untuk menghindari persaingan ruang tumbuh antar tanaman dan mendukung pertumbuhan microgreen yang seragam.Wadah kemudian diletakkan di tempat yang mendapatkan cahaya cukup namun tidak terkena sinar matahari langsung. Selama masa pertumbuhan, perawatan yang dilakukan cukup sederhana, yaitu dengan memastikan tisu tetap lembab melalui penambahan air secara berkala menggunakan metode yang sama. Dalam beberapa hari, benih selada, pakcoy, serta rumen akan berkecambah dan tumbuh menjadi microgreen yang siap dipanen setelah daun pertamanya berkembang dengan baik.