Pembibitan Tanaman Bayam Brazil dan Manfaatnya

Bayam brazil atau dalam bahasa ilmiahnya Alternanthera sissoo merupakan tanaman sayuran yang berasal dari Brazil, Amerika Selatan dan mulai banyak dibudidayakan di wilayah tropis, termasuk Indonesia. Bayam Bazil dikenal memiliki pertumbuhan yang cepat, adaptif terhadap berbagai kondisi lingkungan, serta kandungan nutrisi yang bermanfaat bagi kesehatan. Selain dimanfaatkan sebagai sayuran, bayam brazil juga sering digunakan sebagai tanaman hias dan penutup tanah.

Secara morfologi, bayam Brasil memiliki batang lunak berwarna hijau yang tumbuh menjalar atau tegak dengan ruas batang yang mudah membentuk akar. Daunnya berbentuk oval hingga lonjong dengan permukaan mengkilap dan tekstur agak tebal. Batang bayam brazil yang mudah berakar ini menjadikan bayam brazil sangat mudah diperbanyak secara stek batang.

Beberapa penelitian ilmiah melaporkan bahwa bayam brazill mengandung berbagai senyawa bioaktif yang berpotensi mendukung kesehatan. Bayam brazil merupakan sumber vitamin K, magnesium, kalsium dan fosfor. Sayuran ini juga mengandung vitamin A, vitamin B6, vitamin C, asam folat, xanten, lutein, flavonoid, serta beragam senyawa tanaman yang berperan sebagai antioksidan. Antioksidan berperan melinungi sel-sel tubuh dari kerusakan yang disebabkan oleh radikal bebas dan berkontribusi dalam pencegahan resiko penyakit degeneratif.

Pada hari Kamis, 15 januari 2026, magang hari ke-4 di Kebun Qita dengan kegiatan utamanya yaitu pembibitan tanaman bayam brazil menggunakan metode stek batang. Teknik stek batang dinilai lebih mudah diterapkan, tidak membutuhkan biaya besar, serta mampu menghasilkan bibit dalam jumlah yang banyak dengan sifat tanaman yang seragam. Selain itu, waktu yang dibutuhkan untuk memperoleh bibit siap tanam juga lebih singkat dibandingkan dengan perbanyakan melalui biji, sehingga metode ini sangat sesuai untuk budidaya skala rumah tangga maupun komersial.

Teknik stek batang pada bayam brazil dilakukan dengan menggunakan alat dan bahan yang tergolong cukup sederhana dan mudah ditemukan disekitar kita, antara lain gunting untuk memotong batang, pot sebagai wadah media tanam atau dapat menggunakan botol bekas, serta nampan sebagai alas pot. Sedangkan bahan yang digunakan antara lain batang bayam brazil dari tanaman induk yang sehat dan bebas dari hama penyakit, media tanam berupa campuran tanah, kompos, dan arang sekam, serta air bersih untuk penyiraman.

Langkah pertama pembibitan tanaman bayam brazil dilakukan pemotongan ujung batang pada tanaman indukan, ujung batang dipotong secara serong sepanjang sekitar 5-15 cm dan bersihkan daun dibagikan bawah. Stek batang kemudian ditanam secara tegak pada media tanam, yg sudah di siapakan dalam pot. Setelah penanaman pot diletakkan di atas nampan atau tray, kemudia digenangi air secukupnya untuk menjaga kelembapan media. Dalam kondisi lingkungan yang sesuai, stek akan membentuk akar dalam waktu sekitar 1-2 minggu, diikuti dengan pertumbuhan tunas dan daun baru sebagai tanda keberhasilan stek batang bayam brazil.

Author : Izza Atiyyatul Husnaa

Author

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *