Optimalisasi Budidaya Hortikultura melalui Pembibitan Mint dan Pemberian Cagak Tomat Rampai

Tanaman hortikultura berperan penting dalam mendukung kebutuhan pangan, kesehatan, serta
peningkatan nilai ekonomi. Komoditas hortikultura yang cukup populer adalah mint. Tanaman
mint merupakan salah satu tanaman herbal yang banyak dimanfaatkan untuk berbagai bidang,
mulai dari bahan minuman, obat tradisional, produk olahan, hingga produk kecantikan. Mint
memiliki aroma khas dan kandungan senyawa aktif yang bernilai tinggi sehingga membutuhkan
penanganan yang tepat sejak fase awal pertumbuhan.
Selain mint, komoditas hortikultura yang bernilai guna tinggi lainnya adalah tomat rampai. Tomat
rampai merupakan varietas tomat yang banyak digunakan sebagai bahan masakan karena cita
rasanya yang khas dan kemudahan pengelolaannya di lahan pekarangan maupun skala
budidaya kecil. Namun, tanaman ini memiliki batang yang relatif lunak sehingga memerlukan
penopang agar dapat tumbuh dengan baik.
Pada hari Rabu, 14 Januari 2026, dilakukan dua aktivitas utama yang berfokus pada komoditas
mint dan tomat rampai. Kedua tanaman tersebut memerlukan perlakuan khusus sesuai dengan
karakteristik pertumbuhannya agar dapat tumbuh optimal dan menghasilkan kualitas yang baik.
Kegiatan pertama yaitu melakukan pembibitan mint sebagai tahap awal dalam proses budidaya.
Pembibitan bertujuan untuk menghasilkan bibit yang sehat, kuat, dan seragam sebelum
dipindahkan ke lahan tanam. Pada tahap ini, perhatian diberikan pada media tanam,
kelembapan, serta kondisi lingkungan agar mendukung pertumbuhan akar dan tunas secara
optimal. Pembibitan yang baik akan membantu tanaman mint beradaptasi lebih cepat saat
ditanam di lahan, mengurangi risiko kematian bibit, serta meningkatkan kualitas tanaman pada
fase pertumbuhan selanjutnya.
Kegiatan ke dua adalah pemasangan cagak atau ajir sebagai penyangga pada tanaman tomat
rampai. Cagak dipasang di dekat batang utama untuk menopang tanaman agar tetap tegak
seiring pertumbuhan tinggi dan pembentukan buah. Pemberian cagak berfungsi untuk
mencegah tanaman roboh atau patah, mengurangi kontak langsung antara buah dan tanah,
serta meningkatkan sirkulasi udara di sekitar tanaman. Selain itu, pemasangan cagak juga
mempermudah perawatan tanaman, seperti pemangkasan, penyiraman, dan proses
pemanenan.
Kegiatan pembibitan mint dan pemberian cagak pada tomat rampai memberikan berbagai
manfaat dalam proses budidaya tanaman hortikultura. Pembibitan mint yang dilakukan dengan
baik menghasilkan bibit yang sehat dan siap tanam, sehingga mendukung pertumbuhan
tanaman yang optimal dan berkelanjutan. Sementara itu, pemasangan cagak pada tomat
rampai membantu tanaman tumbuh lebih kuat, mengurangi risiko penyakit, serta meningkatkan
kualitas dan kuantitas hasil panen.

Author

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *