Perawatan tanaman merupakan salah satu tahapan penting dalam kegiatan budidaya agar tanaman dapat tumbuh dengan baik dan optimal. Bentuk perawatan yang umum dilakukan antara lain pemupukan dan pemindahan media tanam. Pada hari Rabu, 21 Januari 2026, kegiatan yang dilakukan meliputi pemupukan tanaman tomat dan terong menggunakan pupuk organik cair, serta pemindahan media tanam tanaman mint yang sebelumnya diletakkan di air setelah dilakukan stek batang.
Pemupukan tanaman tomat dan terong dilakukan dengan menggunakan pupuk organik cair yang dicampurkan dengan air sesuai takaran. Larutan pupuk tersebut kemudian disiramkan ke tanah di sekitar tanaman secara perlahan agar dapat meresap dengan baik. Proses penyiraman dilakukan secara merata di sekitar perakaran tanaman. Pemupukan ini dilakukan sebagai bagian dari perawatan rutin untuk membantu menjaga kondisi tanah dan mendukung pertumbuhan tanaman agar tetap sehat.
Selain kegiatan pemupukan, dilakukan pula pemindahan tanaman mint ke media tanam tanah. Sebelumnya, tanaman mint diperbanyak dengan metode stek batang dan diletakkan di dalam air untuk merangsang pertumbuhan akar. Setelah akar tumbuh dan terlihat cukup kuat, tanaman mint dipindahkan ke media tanam berupa tanah humus. Proses pemindahan dilakukan dengan hati-hati agar akar tidak rusak. Tanah humus digunakan sebagai media tanam karena teksturnya gembur dan mudah menyimpan air, sehingga mendukung pertumbuhan tanaman mint setelah dipindahkan dari media air.
Kegiatan pemupukan dan pemindahan media tanam ini memberikan berbagai manfaat. Pemupukan membantu tanaman tomat dan terong memperoleh nutrisi yang dibutuhkan untuk mendukung pertumbuhan yang lebih baik. Sementara itu, pemindahan tanaman mint ke media tanah memungkinkan tanaman berkembang lebih optimal dan lebih kuat dibandingkan jika dibiarkan terlalu lama di media air. Selain itu, kegiatan ini juga menambah pengalaman serta keterampilan dalam melakukan perawatan tanaman secara langsung, serta mendukung terciptanya lingkungan yang lebih hijau dan produktif.