Microgreen dikenal sebagai tanaman sayur muda yang dipanen pada fase awal pertumbuhan, umumnya sekitar 14 hari setelah semai (HSS). Pada fase ini, microgreen telah memiliki daun sejati pertama dan kandungan nutrisinya berada pada kondisi optimal. Berbagai studi menyebutkan bahwa microgreen mengandung vitamin, mineral, dan antioksidan dalam konsentrasi tinggi, sehingga sering dikategorikan sebagai superfood. (Sumber: Bhaswant M, Shanmugam DK, Miyazawa T, Abe C, Miyazawa T. Microgreens-A Comprehensive Review of Bioactive Molecules and Health Benefits. Molecules. 2023 Jan 15;28(2):867. doi: 10.3390/molecules28020867.) Namun, karena kandungan nutrisinya yang sangat padat, konsumsi microgreen tidak dianjurkan dalam jumlah berlebihan dan tidak disarankan untuk dikonsumsi setiap hari. Microgreen [...]
Read MoreBayam brazil atau dalam bahasa ilmiahnya Alternanthera sissoo merupakan tanaman sayuran yang berasal dari Brazil, Amerika Selatan dan mulai banyak dibudidayakan di wilayah tropis, termasuk Indonesia. Bayam Bazil dikenal memiliki pertumbuhan yang cepat, adaptif terhadap berbagai kondisi lingkungan, serta kandungan nutrisi yang bermanfaat bagi kesehatan. Selain dimanfaatkan sebagai sayuran, bayam brazil juga sering digunakan sebagai tanaman hias dan penutup tanah. Secara morfologi, bayam Brasil memiliki batang lunak berwarna hijau yang tumbuh menjalar atau tegak dengan ruas batang yang mudah membentuk akar. Daunnya berbentuk oval hingga lonjong dengan permukaan mengkilap dan tekstur agak tebal. Batang bayam brazil yang mudah berakar ini [...]
Read MoreMicrogreen merupakan tanaman sayuran muda yang dipanen pada fase awal pertumbuhan, umumnya 7–14 hari setelah semai. Microgreen dikenal memiliki kandungan nutrisi yang lebih tinggi dibandingkan tanaman dewasanya, seperti vitamin A, C, dan K, serta senyawa antioksidan yang bermanfaat bagi kesehatan. Selain bernilai gizi tinggi, microgreen selada juga memiliki tekstur lembut dan rasa segar sehingga banyak digunakan sebagai pelengkap salad, sandwich, maupun garnish makanan. Budidaya microgreen tergolong mudah dan tidak memerlukan lahan luas maupun media tanam yang kompleks. Pada kegiatan ini, bahan utama yang digunakan adalah benih tanaman dan air. Benih yang dipilih harus memiliki daya kecambah yang baik dan pertumbuhan yang [...]
Read MoreLavender dan mint merupakan tanaman herbal yang cukup populer dan banyakdiminati oleh masyarakat. Kedua tanaman ini dikenal memiliki aroma yang khas danmenyegarkan, sehingga sering dimanfaatkan dalam kehidupan sehari-hari. Tanaman lavenderbiasanya digunakan sebagai pengharum ruangan, pengusir serangga alami, sertadimanfaatkan sebagai obat herbal. Sementara itu, tanaman mint juga memiliki banyakkegunaan, seperti sebagai obat herbal, campuran minuman, dan bahan tambahan padaberbagai jenis makanan. Selain manfaatnya yang beragam, lavender dan mint termasuktanaman yang mudah dibudidayakan, terutama melalui metode pembibitan vegetatif. Pada hari Selasa, 13 Januari 2026, dilakukan kegiatan pembibitan tanaman lavenderdan mint sebagai kegiatan utama. Alat yang digunakan dalam kegiatan ini tergolongsederhana dan mudah ditemukan, [...]
Read MoreKegiatan yang sejak awal dikenal dengan “Libur Tlah Tiba (LTT)” yang rutin diadakan di Kebun Qita di musim liburan kini sudah masuk ke Volume 07. Dengan Mengangkat tema yang lebih segar LTT Vol 07 menghadirkan kelas - kelas dengan konsep yang lebih segar. Hari pertama (Senin, 20 Desember 2025) LTT diisi dengan kelas berkebun untuk anak yang menggandeng Teman Berkebun of Bhumi Horta Foundation. Kegiatan ini diikuti oleh 11 anak yang didampingi oleh ayah dan bundanya. Sesi kelas LTT Vol 04 dimulai jam 9 pagi hingga 11 siang. Kegiatan dibuka dengan permainan agar anak-anak lebih semangat untuk mengikuti kegiatan berkebun hari ini. [...]
Read MoreSenja adalah waktu yang tepat untuk melepas kelelahan dari kesibukan sehari-hari. Saat dimana sinar matahari telah redup dan tidak menyengat terasa oleh kulit. Walaupun untuk beberapa pihak adalah waktu mereka memulai hari, namun banyak dari mereka memperlambat ritme rutinitas mereka di waktu ini. Waktu ini juga merupakan waktu yang tepat untuk kita menengok keadaan kebun kita. Pada tanggal 25 September 2025 tepatnya pada hari Kamis pekan lalu, kami mendapatkan kesempatan untuk menghabiskan waktu senja kami bersama para karyawan PLN di Kebun Qita. Segenap tim teman berkebun dan Kebun Qita menyambut para peserta dengan hangat beserta kudapan yang telah disiapkan oleh relawan [...]
Read MoreA group of five students from Universitas Diponegoro completed a two-week Student Mobility program with Service Civil International (SCI) Malaysia, from August 6 to August 20, 2025. This collaborative initiative, supported by the university's Student Go International and World Class University Program, occurred at Uncle Nicholas' farm in Negeri Sembilan. The team members were Deska Anggoro Priyosaputro (Agroecotechnology), Muhammad Fikri Syaikal (Biology), Nayla Kanamona, Andhika Ramadhani R., and Ezequelle Nesyaras G. P. (all from Food Technology). The program's core was divided into two main components: hands-on fieldwork and engaging discussions. The team's practical activities varied daily, providing a comprehensive learning experience [...]
Read MoreTanaman timun (Cucumis sativus) merupakan salah satu komoditas hortikultura penting yang banyak dibudidayakan di Indonesia. Timun tergolong dalam famili Cucurbitaceae dan memiliki karakteristik batang menjalar, daun berbulu lebar, serta buah silindris berwarna hijau dengan kandungan air yang tinggi. Timun sangat cocok tumbuh di daerah dengan suhu hangat (25–30°C), intensitas cahaya tinggi, dan tanah yang gembur serta kaya bahan organik. Selain itu, timun juga memiliki nilai ekonomis tinggi dan masa panen yang relatif cepat, yaitu 35–45 hari setelah tanam. Dalam budidayanya, timun tergolong tanaman yang rentan terhadap berbagai hama dan penyakit seperti kutu daun, kumbang daun, embun tepung, dan penyakit virus mosaik. [...]
Read MoreGulma adalah tanaman yang tumbuh tidak diinginkan, karena bersaing dengan tanaman utama untuk memperoleh cahaya matahari, air, ruang, dan unsur hara. Kehadirannya dapat menghambat pertumbuhan tanaman budidaya dan menurunkan hasil panen. Namun, di sisi lain, gulma juga bisa dijadikan indikator alami bagi petani untuk memahami sifat dan kualitas tanah di kebunnya. Dengan mengenali ciri umum gulma, cara membedakannya dari tanaman utama, serta memahami contoh gulma yang sering muncul di kebun, petani dapat mengambil langkah pengelolaan yang lebih bijak dan efisien. Ciri-ciri gulma antara lain memiliki siklus hidup pendek namun agresif, akar menjalar, dan morfologi kasar seperti daun bergerigi atau batang berbulu. [...]
Read MoreKota Semarang saat ini sedang menghadapi kondisi lingkungan yang semakin tidak menentu. Udara menjadi lebih panas, hujan datang tak terduga, dan kelembaban terasa semakin rendah. Hal ini tidak bisa dilepaskan dari pengaruh mikroklimat, yaitu kondisi iklim dalam skala kecil yang sangat dipengaruhi oleh lingkungan sekitar. Pembangunan yang cepat dan padat, minimnya ruang terbuka hijau, serta meningkatnya jumlah permukaan keras seperti beton dan aspal, membuat perubahan mikroklimat di Semarang semakin terasa. Untuk menjawab persoalan ini, dibutuhkan solusi yang tidak hanya modern, tetapi juga menyatu dengan alam. Salah satu pendekatan yang dapat dilakukan adalah permakultur, sebuah sistem berkelanjutan yang meniru pola kerja [...]
Read More