Bayam brazil atau dalam bahasa ilmiahnya Alternanthera sissoo merupakan tanaman sayuran yang berasal dari Brazil, Amerika Selatan dan mulai banyak dibudidayakan di wilayah tropis, termasuk Indonesia. Bayam Bazil dikenal memiliki pertumbuhan yang cepat, adaptif terhadap berbagai kondisi lingkungan, serta kandungan nutrisi yang bermanfaat bagi kesehatan. Selain dimanfaatkan sebagai sayuran, bayam brazil juga sering digunakan sebagai tanaman hias dan penutup tanah. Secara morfologi, bayam Brasil memiliki batang lunak berwarna hijau yang tumbuh menjalar atau tegak dengan ruas batang yang mudah membentuk akar. Daunnya berbentuk oval hingga lonjong dengan permukaan mengkilap dan tekstur agak tebal. Batang bayam brazil yang mudah berakar ini [...]
Read MoreWhen you want to escape city life and experience life as a humble farmer, the Kintamani Eco-Farming Summer Workcamp by Bhumi Horta Foundation might be just what you need. For me, it was two unforgettable weeks filled with learning, sharing, reconnecting with nature, and cross-cultural understanding. Daily farm work making hugel bed and composting spot From 10 to 23 September 2025, our small but spirited team, comprising 2 volunteers from Indonesia (Itsnani Mardlotillah and Laksita E. Tyas) and 2 from Italy (Filippo Conti and Martina Verucci), lived together with our local partner farmers, Pak Eka and his family. Our workcamp site, located [...]
Read MoreBertempat di Kebun Qita dilakukan kegiatan recycling dengan menggunakan limbah botol plastik sebagai pengganti tray untuk berkebun. Pemanfaatan limbah ini akan meningkatkan kesadaran akan pentingnya menjaga kelestarian lingkungan, aktivitas recycling menjadi salah satu cara praktis yang dapat dilakukan oleh siapa saja. Selain mengurangi jumlah limbah botol plastik, kegiatan ini juga mengedukasi masyarakat tentang pentingnya menjaga lingkungan dan memanfaatkan sumber daya secara berkelanjutan. Memulai berkebun dengan limbah botol bekas sangatlah mudah dan murah. Langkah awal yang dapat dilakukan dengan menyiapkan alat dan bahan yang berupa limbah botol plastik, gunting, dan solder. Cukup dengan membersihkan botol plastik, memotongnya sesuai kebutuhan, beri lubang di [...]
Read MoreBawang merah adalah salah satu tanaman hortikultura yang cocok ditanam di lingkungan mana saja. Menurut Husain et al. (2022) menyatakan bahwa bawang merah termasuk tanaman hortikultura yang memiliki kandungan gizi yang baik dan memiliki banyak manfaat, diantara manfaatnya adalah sebagai pelengkap bumbu dapur dan sebagai bahan pengobatan tradisional yang sangat populer dikalangan masyarakat. Pindah tanam bawang merah (Allium cepa L.) merupakan cara mudah dan efektif untuk menanam bawang merah dari bibit ke lahan sempit. Fungsi dilakukannya pindah tanam memindahkan bibit atau tanaman muda dari tempat persemaian ke lahan tanam utama agar tanaman mendapatkan ruang tumbuh yang lebih luas. Cara ini dimulai [...]
Read MoreTanah subur adalah kunci untuk menumbuhkan tanaman dengan hasil maksimal. Tetapi, tanah yang subur tidak datang begitu saja, ia butuh perawatan khusus. Salah satu caranya adalah dengan metode hugelkultur, sebuah teknik sederhana yang memanfaatkan limbah organik untuk menciptakan tanah yang kaya nutrisi. Bayangkan, tumpukan ranting, daun, dan sisa limbah organik lainnya yang tersusun berlapis-lapis, berubah menjadi "harta karun" yang menyuburkan tanah dan bahkan mengurangi kebutuhan penyiraman! Menurut Jayati dan Lestari (2023), Hugelkultur memanfaatkan proses penguraian alami limbah organik untuk menyediakan nutrisi dan menyimpan air, sehingga tanah di atasnya jadi super subur. Pada Kamis, 10 Juli 2025, tim magang dari Teman Berkebun [...]
Read MorePada hari Minggu, 13 Juli 2025 tim magang EXPRONAS IAAS Universitas Diponegoro 2025 melanjutkan magang hari ke-4 dengan membuat Plant Growth Promoting Rhizobacteria untuk tanaman. Pembuatan Plant Growth Promoting Rhizobacteria atau sering disebut dengan PGPR ini dilakukan di Plalangan, Gunungpati. Kegiatan ini diawali dengan melanjutkan pembuatan Hugel Bed pada lahan dengan tanah merah di Plalangan yang sudah memadat dan keras karena kurang perawatan yang tepat. Pembuatan Hugel Bed membuat teman-teman magang mendapatkan pembelajaran tentang cara pengolahan lahan yang kurang kesuburan tanahnya agar dapat subur kembali. Hugel Bed adalah metode pertanian yang diadopsi dari negara Jerman untuk mewujudkan pertanian berkelanjutan dengan memanfaatkan [...]
Read MoreTanaman Mint (Mentha spp.) adalah salah satu tanaman herbal yang populer karena aromanya yang menyegarkan serta bermanfaat bagi kesehatan. Daunnya sering digunakan dalam makanan, minuman, dan sebagai bahan alami pengharum. Daun mint memiliki kandungan menthol yang berperan dalam mempercepat peredaran darah serta membantu meredakan gejala seperti kembung, mual, dan kram. Selain itu, daun mint juga mengandung senyawa metabolit sekunder seperti tanin dan flavonoid yang berfungsi mendukung kelancaran sistem pencernaan. Pertumbuhannya yang cepat dan perawatannya sederhana, mint cocok diperbanyak melalui stek air sebelum dipindahkan ke media tanam seperti tanah. Pada hari Selasa, 29 Juli 2025, kegiatan utama kami adalah memindahkan tanaman mint [...]
Read MorePada hari Senin, 30 Juni 2025, saya bersama teman-teman dari Program Studi Agribisnis, Fakultas Peternakan dan Pertanian, Universitas Diponegoro, mengikuti kegiatan magang di Kebun Qita yang berlokasi di Jl. Kyai Saleh No.13, Randusari, Kecamatan Semarang. Dalam kegiatan ini, kami mendampingi anak-anak dalam praktik pembuatan kompos menggunakan bahan-bahan organik seperti dedaunan kering dan limbah sayuran. Kompos merupakan pupuk organik yang dihasilkan dari proses pengomposan, baik secara alami maupun dengan bantuan bioaktivator seperti EM4 yang berfungsi mempercepat fermentasi bahan organik. Pengomposan sendiri adalah proses penguraian bahan organik oleh mikroorganisme seperti bakteri dan jamur yang memanfaatkan bahan tersebut sebagai sumber energi. Penggunaan pupuk [...]
Read MoreLimbah anorganik yang menumpuk sering kali menjadi sebuah permasalahan apabila tidak dikelola dengan benar. Salah satu upaya untuk dapat mengatasi permasalahan ini yaitu dengan dilakukan daur ulang agar menjadi barang yang dapat dimanfaatkan. Sebagai upaya meningkatkan kesadaran lingkungan sejak dini, Kebun Qita kembali mengadakan kelas recycling untuk anak-anak pada edisi Libur Tlah Tiba volume 5. Kegiatan ini dilaksanakan pada hari Rabu, 1 Januari 2025 di Rumah Kebangsaan Jalan Kyai Saleh, Nomor 13, Kota Semarang. Kegiatan ini bertujuan untuk mengenalkan jenis sampah dan cara memanfaatkannya kembali menjadi barang berguna kepada anak-anak Kegiatan diawali dengan sesi edukasi yang dipandu oleh Kak Sany yang [...]
Read MoreBerkebun itu murah dan mudah! Berkebun pada era sekarang bisa dilakukan oleh siapa saja dan tidak lagi membutuhkan lahan yang luas maupun alat-alat berkebun dengan harga selangit. Sejalan dengan hal tesebut Teman Berkebun bersama mahasiswa magang dalam Gardening Session melakukan pengolahan limbah botol platik menjadi media tanam kreatif melalui sistem simple wick sebagai upaya menciptakan kebun yang ramah lingkungan dan hemat biaya. Simple wick merupakan metode menanam sekaligus irigasi yang efisien, menggunakan sumbu berupa kain flanel untuk menarik air. Maka dari itu, sistem simple wick menjadi alternatif yang paling mungkin dilakukan terutama alam konsep permaculture dalam lahan yang sempit Sesi gardening [...]
Read More